Contoh boks tambahan buat motor untuk kendaraan roda dua jenis touring [Shutterstock].
SuaraJatim.id - Boks tambahan pada sepeda motor mempunyai beberapa fungsi. Yang pertama, tentu saja untuk menyimpan barang. Selanjutnya, bila selaras body si kendaraan roda dua bisa memberikan kesan gagah.
Sayangnya, ada beberapa pemasangan yang tersimak asal dijejalkan tanpa mengindahkan unsur estetika, sehingga terlihat njomplang atau lebih berat dibandingkan sosok si sepeda motor sendiri.
Nah, berikut ini adalah tips yang dikutip dari Wahana Honda, dealer dan after sales authorized Honda. Berisi tips memilih boks tambahan pada motor.
Berikut tipsnya:
Beli boks yang bermerek
- Pastikan boks tambahan pada motor yang akan dibeli bermerek atau paling tidak memiliki reputasi dalam hal durability dan kualitas. Jangan mudah terpukau oleh harga murah. Lebih baik menabung sampai mendapatkan boks yang lebih aman dan sesuai untuk dipasang.
- Uang yang diinvestasikan untuk boks motor berkualitas juga akan bisa dirasakan manfaatnya dengan sekejap. Boks berkualitas tinggi tentu akan jauh lebih awet dan lebih aman untuk dipakai dalam jangka waktu cukup lama.
Pastikan bracket sesuai
- Apabila memiliki rencana untuk memasang boks sendiri, pastikan membeli paket bracket yang sesuai. Biasanya, boks hadir dengan pasangan bracket, jadi tinggal mencocokkan keduanya. Jangan paksakan bracket berspesifikasi tidak sesuai dengan boks karena bisa berakibat fatal.
- Jika bracket tidak sesuai, ada risiko boks akan jatuh pada saat terjadi guncangan. Hal ini tentu akan membahayakan pengemudi sendiri, juga pengendara lainnya.
Pastikan motor sesuai dengan boks
- Fenomena ini yang seringkali dijumpai di jalanan. Masih ada saja orang memaksakan boks motor untuk bisa muat ke motornya. Contohnya saja, motor matik kecil dipasangi boks motor puluhan liter yang tentunya tidak sesuai spesifikasi tunggangannya.
- Pastikan boks yang akan dibeli sesuai kondisi motor. Contohnya kendaraan roda dua mungil tak perlu ditambahi boks, karena bisa membahayakan. Handling menjadi kurang leluasa, dan bobot motor menjadi tidak seimbang, sehingga berpotensi terjadi kecelakaan.
Berita Terkait
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Ubah Hobi Jadi Cuan: Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Rumah
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
5 Fakta Kejari Geledah Kantor Dispora Malang, Bongkar Korupsi Dana Hibah KONI Rp 2,5 Miliar
-
5 Fakta Suami Cekik Istri Siri di Kafe Bangkalan hingga Pingsan, Ini Kronologinya
-
3 Fakta Gus Idris Bongkar Isu Pelecehan Seksual Viral, Siap Ikuti Proses Hukum!
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Khofifah Paparkan Creative Financing dalam Sarasehan Nasional MPR RI soal Obligasi Daerah