-
Gus Idris bantah isu pelecehan seksual yang viral.
-
Kuasa hukum sebut belum ada laporan polisi.
-
Gus Idris siap taati proses hukum.
SuaraJatim.id - Gus Idris angkat bicara menanggapi isu dugaan pelecehan seksual dan persoalan upah talent yang viral di media sosial. Isu tersebut ramai diperbincangkan publik dan menyasar sosok Youtuber yang dikenal sebagai ulama sekaligus konten kreator.
Melalui kuasa hukumnya, Gus Idris menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar tidak benar. Pihaknya menyebut isu tersebut hanya berupa dugaan sementara yang belum pernah dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum.
Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Hingga saat ini, belum ada laporan hukum terkait dugaan pelecehan seksual yang ditujukan kepada Gus Idris.
Kuasa hukum Gus Idris, Guntur Putra Abdi Wijaya, mengatakan isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. Ia juga menjamin bahwa Gus Idris merupakan sosok ulama bersahaja sekaligus konten kreator profesional.
“Terkait masalah yang viral itu tidak benar, adanya broadcast yang menggiring suatu opini yang dimana terjadi pelecehan seksual, termasuk adanya dugaan wanprestasi dimana staf dengan agent dan talent, kalau talent kan urusannya sama agent, kita urusannya sama agent, kalau staf kita sudah diberhentikan sehingga permasalahan ini kesimpulannya sebatas dugaan sementara,” kata Guntur, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (5/2/2026).
Guntur menyayangkan adanya penggiringan opini di media sosial yang menurutnya mengarah pada pencemaran nama baik Gus Idris. Ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
“Saya harap masyarakat tidak mudah percaya pada penggiringan opini seperti itu. Kalau memang yang menyebarkan informasi itu sampai menjadi viral memiliki bukti, pasti akan langsung melaporkan ke kepolisian, tapi sejauh ini belum ada laporan terkait itu (dugaan pelecehan seksual, red),” ucap Guntur.
Berikut fakta-fakta klarifikasi Gus Idris.
1. Isu Viral Disebut Tidak Benar
Kuasa hukum Gus Idris menegaskan bahwa isu dugaan pelecehan seksual yang viral di media sosial tidak benar. Informasi tersebut disebut berasal dari broadcast yang menggiring opini.
Menurutnya, isu yang berkembang saat ini masih sebatas dugaan dan belum dibuktikan secara hukum melalui laporan resmi.
2. Dugaan Wanprestasi Dijelaskan Kuasa Hukum
Guntur menjelaskan bahwa persoalan dugaan wanprestasi berkaitan dengan hubungan antara staf, agen, dan talent.
Ia menyebut bahwa urusan talent merupakan tanggung jawab agen, sementara hubungan dengan staf sudah diakhiri.
Hingga saat klarifikasi disampaikan, tidak ada laporan resmi ke kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Gus Idris.
Berita Terkait
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal
-
Gus Idris Malang Viral, Dugaan Pelecehan Berkedok Syuting Konten YouTube
-
Rekam Jejak Gus Idris Malang yang Dituding Lecehkan Talent, Terkenal Suka Bikin Konten Kontroversial
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Khofifah Paparkan Creative Financing dalam Sarasehan Nasional MPR RI soal Obligasi Daerah
-
Gubernur Khofifah Tak Hadiri Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Ini Permintaannya ke KPK
-
Fakta-fakta Penemuan Bayi Laki-Laki di Kolong Meja Warung Gorengan di Lumajang
-
5 Fakta Maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya, 2 WNA China Ditangkap