SuaraJatim.id - Warga perumahan Bendul Merisi Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya digegerkan dugaan maling yang melompat-lompat di atas genting. Aksi terduga maling tersebut menyulitkan puluhan warga yang berusaha menangkapnya.
Dalam video viral milik warga yang tersebar di Whatsapp Group (WAG) hingga menjadi viral, nampak jelas terlihat sosok lelaki berbaju putih berusaha kabur dari kepungan warga dan satpam perumahan.
"Gaes ini ada maling di depan rumah katanya gaes. Nih lagi rame-rame katanya malingnya masuk di depan rumah kita. Tapi belum tahu bener apa enggaknya. Nih ada satpam satu masuk, tuh sekarang satpamnya dua masuk. Tiga, empat tuh masuk semua dia," teriak warga sambil merekam aksi terduga maling.
"Loncat kesini dia. Ini pak sini pak. Kesana lagi pak kesana. Sebrang-sebrang. Kebaliknya-kebaliknya. Pak sana Pak Ji di atas. Di atas pak di atas sana. Pak kesana pak. Pa Ji kesana-kesana," sambungnya.
Saat Suara.com mendatangi lokasi kejadian, sejumlah warga menyebut, terduga maling memasuki area perumahan sekira pukul 17.00 WIB pada Jumat (16/10/2020).
Namun hingga kini, warga belum berhasil menangkap terduga maling tersebut. Rumah-rumah kosong tak luput dari pencarian, tapi nihil.
Aksi terduga maling pun menuai beragam komentar. Salah satu komentar yang menggelitik menyebutkan, terduga maling memiliki ilmu layaknya anime Naruto yang bisa berlari di atas genteng dan menghilang.
"Di Bendul Merisi rek. Maling dikepung warga dari jam 5 sore sampai jam 12 malam tapi gak ketemu. Ciri-cirinya seperti yang ada di CCTV itu. Infonya malingnya sempat ketahuan masuk ke rumah warga, bahkan naik ke atas. Tapi tetap tidak tertangkap. Kok bisa seperti itu ya rek? Apa malingnya punya Genjutsu seperti Naruto?" komentar salah satu anggota grup.
"Wis angel angel," sahut Bam Krist.
Baca Juga: Tersangka Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo, Semua Masih Pelajar
Satpam perumahan Darmaji, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, warga beramai-ramai mengejar bahkan mengepung perumahan Blok K1 hingga K27. Namun, terduga maling tetap tidak ditemukan.
"Warga sempat masuk rumah kosong dan naik atapnya, tapi belum ketemu juga," ujar Darmaji, Sabtu (17/10/2020).
Ia melanjutkan, posisi terduga maling masih berada di atap rumah. Sesekali terlihat, namun hilang kembali.
"Memang aneh. Pelaku sempat terlihat di atap rumah kosong. Tapi pas dicari, tidak ada," lanjutnya.
Bahkan, saat polisi turut membantu pencarian di sekitar lokasi, atap genteng rumah hingga semak-semak tetap nihil.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Siapa Pengguna Jalan Prioritas? Ini Aturan Layanan Patwal
-
Kronologi Petugas Polisi Positif Covid-19 Pasca Pengamanan Demo Cipta Kerja
-
8 Polisi Positif Covid-19 Usai Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Bekasi
-
Pria Mirip Richard Muljadi Dikawal saat Jogging, Fadli Zon Sindir Kapolri
-
Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja, 8 Polisi di Bekasi Positif Covid-19
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh