SuaraJatim.id - Polisi berhasil menangkap terduga pembunuh Yulia, perempuan 42 tahun yang disebut-sebut kerabat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia diketahui tewas dalam mobil yang terbakar di Sugihan, Bendosari, Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) malam.
Terduga pelaku yang ditangkap itu adalah seorang lelaki berinisial EP, warga Sukoharjo.
Dilansir dari Antara, Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto membenarkan penangkapan terduga pelaku tersebut.
"Ya," ucap Wihastono tanpa menjelaskan secara detil terduga pelaku yang diamankan tersebut, Kamis (22/10/2020).
Sementara Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar F.Sutisna mengatakan, satu terduga pelaku yang diamankan dalam penyelidikan kasus pembunuhan itu.
"Satu orang yang diamankan. Langsung dilaksanakan gelar perkara untuk menentukan status yang bersangkutan," katanya.
Sementara itu, melansir laman Solopos.com (jaringan Suara.com), Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan saat dihubungi juga membenarkan penangkapan tersebut.
"Iya, pelaku EP, warga Sukoharjo," kata Alfan, Kamis (22/10/2020) malam.
Dalam foto yang beredar tampak pelaku adalah seorang pemuda. Dengan tangan terborgol, EP terlihat duduk dengan tatapan ke bawah.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Kerabat Jokowi Ditangkap, Begini Kronologinya
Alfan belum bersedia mengungkap peran EP. Ia berjanji akan menjelaskannya, Jumat (23/10/2020).
"Peran masih kami dalami, masih kami periksa. Besok insyaallah rilis oleh Pak Kapolres," katanya.
Sebelumnya, jasad Yulia ditemukan dalam mobil yang terbakar di Dukuh Cendono Baru RT 004/RW 007 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh kepolisian ditemukan ada selotip pada tangan mayat wanita terbakar dalam mobil itu. Polisi juga menemukan jeriken di sekitar lokasi.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi meyakini kasus tersebut adalah pembunuhan. Apalagi hasil autopsi menunjukkan adanya kekerasan yang dialami korban.
"Kemarin sudah kami lakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Dari hasil autopsi, ini merupakan kasus pembunuhan," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey