SuaraJatim.id - Kasus pembunuhan yang dilakukan AHR (16) terhadap Muhammad Alfian Rizky Pratama (12), warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang akhirnya terkuak.
Motifnya mulai terbongkar, yaitu dipicu utang korban sebesar Rp200 ribu terhadap pelaku.
Korban punya utang Rp200 ribu untuk membeli game online. Dari situlah pelaku menaruh dendam.
Hingga kemudian AHR menjemput korban di rumahnya untuk diajak ke wisata alam Kedungcinet, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan. Mereka berangkat bertiga dengan mengendarai sepeda motor pada Rabu (21/10/2020).
Di tempat wisata tersebut mereka bermain di sungai yang penuh bebatuan. Tiga remaja ini juga sempat berswafoto di lokasi. Dari situlah AHR mendorong korban hingga tercebur ke cekungan sungai.
“Korban sempat berenang ke tepian. Tapi ditendang oleh pelaku dan tenggelam. Motifnya uang Rp 200 ribu,” kata Kapolsek Plandaan AKP Akwan dilansir dari Beritajatim.com media jaringan Suara.com, Jumat (23/10/2020).
Untuk menutupi perbuatannya, AHR pulang dan melapor ke orangtua korban bahwa Alfian terpeleset masuk sungai saat swafoto.
Awalnya pihak keluarga tak menaruh curiga. Pencarian pun dilakukan, jasad Alfian ditemukan tak bernyawa pada Rabu sore.
Sehingga jasad bocah kelas VI MI (Madrasah Ibtidaiyah) ini langsung dikebumikan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Sambongdukuh, Jombang.
Baca Juga: Kerabat Jokowi Dibunuh Sadis, Suami: Pelaku Harus Dihukum Mati!
Selang dua hari, MA (17) yang notabene melihat kejadian itu menceritakan kondisi sebenarnya.
Tentu saja, orangtua korban tak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Untuk kepentingan autopsi, makam Alfian pun dibongkar.
“AHR sudah kita tetapkan sebagai tersangka, Saat ini yang bersangkutan ditahan,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Pembunuhan Kerabat Jokowi, yang Dikira Kecelakaan Mobil
-
Ini Dugaan Pelaku Nekat Membacok Istri dan Mertua Dalam Rumah
-
Usai Parangi Istri dan Mertua, Residivis Bacok Anggota Polisi
-
Pakai Kursi Roda, Begini Penampakan Tersangka Pembunuhan Kerabat Jokowi
-
Pilkada Gresik, Sejumlah Masjid Pasang Spanduk Tolak Kampanye Paslon
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus