SuaraJatim.id - Andreas Stanley, sosok yang dikenal sebagai salah satu crazy rich Surabayan, membuat gempar publik kala ditanya soal harga jam tangan yang ia kenakan di sebuah acara santai.
Tanpa menyebut nominal, ia mengatakan nilai jam itu bisa buat beli ruko empat unit sekaligus.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube Crazy Rich Surabayans, Andreas ditanya soal harga outfit yang dikenakannya.
Mulanya, ia ditanya tentang merk jam tangannya oleh host Dono Pradana dan komika Firza Valaza.
"Patek Philippe," sebut dia.
"Jam dari Madura, Patek Philippe. Oh, mungkin ini dikasih Pak Tomliwafa waktu ambil sapi," seloroh Firza.
Begitu mereka menanyakan harga dari jam tangan tersebut, Andreas langsung menjawabnya dengan mengibaratkan bahwa jam itu bisa digunakan buat membeli ruko di Gresik.
"Dapat ruko di Gresik," jawab dia.
Jawaban itu hanya mendapat respons datar dari para host. Namun ternyata, Andreas Stanley belum selesai menjawab pertanyaan itu.
Baca Juga: Crazy Rich Surabayan Pakai Jam Tangan Seharga 4 Ruko, Warganet Auto Melipir
"Papat (empat ruko--red)," sambung dia.
Seketika para host menghela napas dan tertawa terpingkal-pingkal mendengar sambungan jawaban itu.
Jam tangan Andreas Stanley bisa untuk membeli ruko di Gresik sebanyak empat unit sekaligus.
Sebagai perbandingan, mereka menanyakan harga jam tangan milik crazy rich Surabayan lain yaitu Tomliwafa.
Ia menyebut bahwa jam tangannya seharga Rp 300 jutaan yang mereka anggap bisa untuk membeli ruko.
Jika dihitung-hitung, harga jam tangan Andreas Stanley bisa bernilai sekitar 1,2 miliar rupiah.
Berita Terkait
-
Crazy Rich Surabayan Pakai Jam Tangan Seharga 4 Ruko, Warganet Auto Melipir
-
Warung Soto Jadi Favorit Crazy Rich Surabayan, Bukan Nongkrong di Mal Mewah
-
Crazy Rich Surabayan Sebar Kardus Isi Uang Jutaan, Ferdian Paleka Bisa Apa?
-
Balas Ferdian Paleka, Crazy Rich Surabayan Sebar Sembako Berisi Duit Jutaan
-
Bagikan Sembako Uang Jutaan, Crazy Rich Surabaya: Mau Dibilang Riya Silakan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Sudah Ambil Sikap! Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara soal Pencalonan Ketum PBNU
-
Muktamar ke-35 NU, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan hingga Beasiswa
-
Ingin Lunasi Utang pada Tuhan: Manuver Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU
-
Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Didorong Kembali Jadi Rais Aam