SuaraJatim.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi sudah menyelidiki kasus intimidasi terhadap seorang petugas pengawas kecamatan (Panwascam) perempuan setempat setelah videonya viral kemarin.
Panwascam Perempuan dalam video tersebut bernama Catur Mariyati. Ia juga sudah ditemui langsung oleh pihak Bawaslu untuk dikroscek kejadian sebenarnya.
"Prinsipnya ini masih kita bahas di internal. Kejadiannya juga siang kemarin, sampai sore juga ketemu dengan panwascam, kita lakukan klarifikasi soal kejadian sesungguhnya, dan lanjut hari ini akan ada agenda rapat dengan pimpinan Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, untuk bahas masalah ini," ujar Anang Lukman, Koordinator Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Rabu (11/11/2020).
Tak hanya mewawancarai petugas Panwascam tersebut, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi juga mencari tahu identitas orang yang melakukan intimidasi pada petugas itu.
"Sesuai gambar di video, hal itu masih kami cari tahu, apakah itu kampanye atau bukan, masih kami cari tahu. Lha terkait dengan acara, ide dan lain-lain. Kalau terkait dugaannya, pendukung dari Paslon 1," katanya menegaskan.
Bawaslu sendiri akan bergerak cepat menangani kasus ini. Terlebih lagi, kasus yang sudah terekam oleh video tersebut juga Viral di media sosial.
"Untuk rapatnya ya sesegera mungkin, karena hal ini sudah menjadi atensi semua pihak, terlebih lagi katanya sudah Viral, ya kita cari tahu juga, yang melakukan intimidasi itu masyarakat umum atau pendukung Paslon No. 1. Kita masih belum bisa memastikan," ungkapnya.
Meski begitu, Bawaslu tidak akan melakukan tindakan dalam waktu dekat, karena kasus ini akan kembali diinvestigasi lebih mendalam.
"Harus tetap melakukan investigasi mendalam, sebelum mengambil sikap soal kasus ini," ujarnya.
Baca Juga: Mengejutkan, Untuk Menang Terpilih Bupati Atau Walikota Butuh Rp65 Miliar
Sebelumnya, dunia maya digegerkan dengan adanya 2 video berdurasi 3 detik dan 1 menit 48 detik, yang memunculkan petugas perempuan, yang mengenakan kartu tanda pengenal.
Tampak dalam video tersebut, petugas itu diduga mendapatkan intimidasi oleh pendukung salah satu paslon di Kabupaten Banyuwangi.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Mengejutkan, Untuk Menang Terpilih Bupati Atau Walikota Butuh Rp65 Miliar
-
Viral Panwaslu Perempuan di Banyuwangi Diintimidasi Pendukung Paslon
-
Ini Kutipan Kalimat Wagub Mawardi Yahya yang Diperkarakan Alex Noerdin
-
Sulsel Zona Merah Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2020
-
KPU: Pilkada di Tengah Pandemi Lebih Rumit dan Makan Biaya Mahal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit