SuaraJatim.id - Ibu-ibu menggendong balita mencuri handphone dengan cara menyamar sebagai pembeli di sebuah toko di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Selasa (15/12/2020).
Aksi ibu-ebu embat HP ini terekam CCTV di dekat toko sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam hitungan menit, sebuah HP inventaris toko yang biasa dibuat untuk memutar musik raib dicuri olehnya.
Karyawan toko, Endis Azka (22) menceritakan, kebetulan saat itu dia sedang menjaga toko sendirian dibarengi oleh seorang kasir. Demikian dikutip dari suaraindonesia.co.id, media jejaring suara.com.
Kejadian berawal dengan kehadiran dua orang memakai motor Honda Supra X berwarna merah. Karyawan toko yang berjaga langsung menyambut kedatangan dua pembeli tersebut dan meninggalkan handphone di sofa depan.
Karena asyik melayani pembeli, dalam rekaman CCTV di toko tersebut tiba-tiba datang ibu dengan menggendong seorang balita berjalan kaki dari arah utara lantas masuk ke toko.
Si ibu ini tampak memperhatikan Endis yang sibuk melayani dua orang pembeli tersebut, sambil melihat-lihat HP yang disusun rapi di dalam etalase toko.
Karena melihat karyawan toko ini sedang sibuk melayani, kemudian pelaku mendekati sebuah HP yang ditinggal di sofa. Ibu itu lantas mengambil HP tersebut lalu pergi.
Kata Endis, diduga ibu dengan menggendong bayi ini melihatnya meninggalkan HP di sofa depan toko, lantas ibu tersebut masuk dan mengambil handphone tersebut tanpa sempat berbincang dengannya.
"Saat itu saya sedang kedatangan dua orang customer laki-laki, karena saya hanya berdua dengan kasir yang lokasinya lumayan jauh dari sofa, lantas saya menyambut dan melayaninya dan meninggalkan hp di sofa depan, saat saya melayani datang ibu yang gendong anaknya berdiri di dekat sofa. Karena fokus melayani dua orang tadi, saya tidak fokus ke ibu tersebut," terang Endis saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Intip Latihan Olahraga Panahan Tradisional di Banyuwangi
Akibat kejadian ini, membuat kerugian pemilik toko kurang lebih sebesar Rp 2 juta.
Berita Terkait
-
Intip Latihan Olahraga Panahan Tradisional di Banyuwangi
-
Aksi Nekat Begal HP Terekam CCTV, hingga Viral di Media Sosial!
-
Satu Hakim Meninggal karena Covid-19, PA Banyuwangi Lockdown
-
Agro Solution Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Pertanian Banyuwangi
-
Ipuk-Sugirah Pemimpin Baru Banyuwangi Versi Real Count PDI Perjuangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang