SuaraJatim.id - Baru-baru ini ramai di media sosial sejumlah pesepeda masuk ke Jembatan Suramadu. Padahal, pengendara sepeda tegas dilarang melintasi jembatan yang menghubungkan Surabaya-Madura itu.
Sejumlah pesepeda ini seperti 'ngeyel' malah memamerkan swafoto-nya di Jembatan Suramadu dengan cara mengunggahnya di media sosial.
Misalnya di akun Facebook Event Surabaya, dimana nampak seorang lelaki berbadan atletis berdiri tegap menyilakan mengenakan jersey sambil bersandar di sepedanya.
Sayangnya saat beritajatim.com, media jejaring suara.com, mencoba menghubungi akun tersebut tidak mendapat respon. Dalam status akun Event Surabaya terunggah pada Minggu (13/12/2020) tertulis "Happy weekend, Nang jembatan Suramadu Rek, kiro-kiro kuliner opo yo enake….."
Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pesepeda, Polres KP3 Tanjung Perak Surabaya langsung melakukan penyelidikan. Walhasil, berbekal foto yang dilaporkan, petugas menemukan pemilik akun dan pesepeda yang berswa foto.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, Kompol Dwi Sunrahadi menjelaskan, petugas sudah memanggil pesepeda tersebut. Dia adalah Vicky Christian (35), warga Melon Selatan II Nomor 38 Perum Pondok Candra Sidoarjo.
Petugas pun memanggil dan memeriksa Vicky. Menurut pengakuannya, pada 10 Desember 2020 sekira pukul 07.30 WIB, Vicky mengendarai mobil dengan membawa sepeda angin melintasi Jembatan Suramadu.
"Pada saat di tengah Jembatan Suramadu secara spontan dan melihat situasi arus lalu lintas yang sangat sepi. Yang bersangkutan kemudian menurunkan sepeda angin dan berswafoto di tengah Jembatan Suramadu. Setelah selesai berswafoto, sepeda tersebut di masukkan kembali ke dalam mobil. Lalu melaju kembali ke Surabaya dengan mengendarai mobil," katanya kepada beritajatim.com.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menerima Laporan Pengaduan dari masyarakat atau netizen perihal pengendara sepeda angin yang berswafoto di atas jembatan Suramadu. Pukul 13.10 WIB Kasat Lantas memerintahkan anggota Satlantas untuk menyelidiki dan mencari indentitas pengendara sepeda angin tersebut.
Baca Juga: Viral Video Sejoli Mesum di Lampu Merah Jalan Kenjeran Surabaya
Selanjutnya, pukul 13. 45 WIB identitas pengendara sepeda angin berhasil dilacak dan dihubungi oleh petugas Satlantas untuk hadir dan memberikan keterangan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Dengan koperatif yang bersangkutan mengakui dan bersedia untuk hadir.
Pukul 15.30 WIB Vicky hadir di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dengan memberikan klarifikasi dan membuat surat pernyataan bermaterai. Selain itu ia juga membuat permintaan maaf kepada pihak kepolisian serta seluruh masyarakat atau netizen khususnya di wilayah Surabaya.
Sementara itu, kepolisian berharap taknada warga atau pesepeda yang nekat mengendarai sepeda anginnnya di jalur mobil Jembatan Suramadu. Sebab, selain membahayakan diri sendiri, kegiatan tersebut juga membahayakan kendaraan lain.
Berita Terkait
-
Viral Video Sejoli Mesum di Lampu Merah Jalan Kenjeran Surabaya
-
Video Garangnya Land Rover Discovery Jadi Lokomotif, Tarik 3 Gerbong Kereta
-
Misteri Motor dan Sandal di Tengah Jembatan Suramadu, Pemiliknya ke Mana?
-
Aksi Mahasiswa Menolak Omnibus Law di Madura Blokade Jembatan Suramadu
-
Berada di Pesisir Timur, Bahtera Sriwijaya Bikin Palembang-Bangka 45 Menit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok