SuaraJatim.id - Libur panjang akhir tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, Manajemen PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengimbau para penumpang kereta api melakukan rapid test antigen pada H-1.
Rapid test antigen pada H-1 atau satu hari sebelum jadwal keberangkatan ini penting untuk menghindari kerumunan atau antrean sehingga terhindar dari potensi tertinggal kereta.
"Untuk menghindari risiko tertinggal KA, seluruh calon pengguna yang memilih untuk melakukan rapid test antigen di stasiun kami imbau untuk melakukan tes H-1 sebelum tanggal keberangkatan," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto di Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (24/12/2020).
Ia mengakui, pelaksanaan rapid test antigen di wilayah Daop 8 Surabaya sebelumnya sempat membeludak dan terjadi antrean panjang, sehingga manajemen menambah pelayanan rapid test antigen di Stasiun Sidoarjo.
Baca Juga: Jemaat Gereja Katedral dari Luar Kota Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen
"Sebelumnya, tiga stasiun yang menyediakan rapid test antigen, masing-masing Stasiun Surabaya Gubeng, Pasar Turi, dan Malang, yang hingga kini telah melayani sedikitnya 1.500 penumpang, hingga Rabu sore," katanya.
"Oleh karena itu dengan banyaknya calon penumpang, kami imbau agar menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid antigen pada hari yang sama dengan hari keberangkatan, tidak disarankan juga datang 3 jam sebelum keberangkatan mengingat antrian rapid test antigen di Stasiun cukup padat," katanya.
Sementara itu, syarat calon penumpang KA untuk melakukan rapid test antigen adalah dengan menunjukkan tiket KA atau kode booking pada saat pendaftaran rapid test antigen, kemudian membayar sebesar Rp105 ribu.
Sebelumnya, pemberlakuan tes rapid antigen sebagai syarat melakukan perjalanan KA untuk periode 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021, tertuang pada Surat Edaran (SE) Nomor 23 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).
Merujuk aturan itu, Daop 8 Surabaya telah menyediakan layanan rapid test antigen sejak Selasa (22/12) di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Stasiun Malang. Dan, sudah mulai mewajibkan kepada seluruh calon penumpang KA untuk menyertakan surat keterangan hasil rapid test antigen sejak Selasa (22/12). Adapun berkas rapid test antigen berlaku tiga hari setelah tanggal tes cepat dilakukan.
Baca Juga: Pemobil Pribadi Tak Wajib Rapid Test Antigen di Libur Nataru, Tapi...
Berita Terkait
-
Harga Tiket Kereta Api Melonjak Setelah Lebaran!
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
Kenapa Harga Tiket Kereta Api Melonjak Setelah Lebaran? Ini Penjelasan PT KAI
-
Arus Balik Lebaran 2025 Membludak, KAI Daop 1 Jakarta Catat Rekor Kedatangan Penumpang
-
Puncak Arus Balik Kereta Api 6 April 2025, PT KAI Imbau Ini untuk Pemudik
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan