3. Suami jual istri di Pasuruan
Kasus suami menjual istri memang bukan pertama kali terjadi. Tapi di Kabupaten Pasuruan, apa yang dilakukan suami ini di luar kewajaran. Ia menjual istrinya ke rekan-rekan kerjanya dengan harga Rp 25 ribu.
Lelaki berusia 28 tahun berinisial SS, itu menjual istrinya, F (23). SS kemudian memvideokan hubungan badan dan meminta tambahan Rp 25 ribu lagi.
Polisi langsung cepat bergerak menangkap pelaku setelah mendapat laporan dari istri tersangka alias korban pada Minggu (09/02/2020). Aksi ini dilakukan pelaku sejak Februari 2019 lalu dan baru terungkap Februari 2020 ini.
Berdasarkan keterangan F kepada polisi, korban mengaku tidak berani melawan suaminya karena takut dan diancam. Dia bahkan sudah meminta ampun dan menyerah, namun tetap saja dipaksa melayani 4 pria.
4. Ustaz Jual Sabu ke Santri
Kasus ini juga membetot publik. Peristiwa ganji dimana seorang ustaz berinisial AM (46), warga Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, ditangkap polisi karena mengonsumsi narkoba jenis sabu sekaligus menjadi bandar penjualan barang haram tersebut.
Uniknya, AM merasa perbuatannya itu tidak melawan hukum. Kepada polisi, AM berkukuh sabu halal dikonsumsi. AM juga mengklaim, sepengetahuannya sebagai pemeluk agama Islam, tidak ada larangan mengonsumsi sabu dalam kitab suci Alquran.
AM bahkan menjual sabu kepada santri-santrinya. AM sempat kabur selama 2 bulan. Hari Senin (20/1/2020), dia pulang ke Kwanyar untuk menghadiri pemakaman salah satu tokoh di Bangkalan.
Baca Juga: Pandemi, Bali Masih Jadi Destinasi Wisata Favorit Liburan Akhir Tahun 2020
5. Seorang Pria Tiba-Tiba Jatuh
Ramadan 2020. Publik sedang tegang-tegangnya akibat teror pandemi Covid-19. Jemaah Masjid Kemayoran di Jalan Indrapura, Kota Surabaya, segera membatalkan salat tarawih sebab ada pria yang mendadak jatuh tak sadarkan diri di halaman masjid.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi usai pelaksanaan Salat Magrib berjemaah. Salah satu jemaah Anam mengatakan, saat kejadian di halaman masjid itu sempat akan mengadakan tarawih.
"Sebenarnya sempat ada Tarawih, tapi orang itu tadi mau pergi kayaknya nggak ikutan. Pas waktu nyalakan motor itu tiba-tiba jatuh tapi pelan banget, nggak langsung. Kondisi motor juga masih nyala tadi," papar Anam.
Melihat kejadian tersebut, Anam sempat panik. Namun akhirnya ia bersama jemaah yang lain memutuskan segera meninggalkan area masjid. Dan bisa ditebak, informasi ini segera viral di media sosial dan grup-grup WhatsApp.
6. Viral Video Wanita Sumenep Bugil
Berita Terkait
-
Pandemi, Bali Masih Jadi Destinasi Wisata Favorit Liburan Akhir Tahun 2020
-
Bupati Gresik Terkonfirmasi Covid-19, Puluhan Pejabat Masuk Tracing
-
Ini Berita Tahun 2020 dari Sulsel Dengan Pembaca Terbanyak
-
28 Polisi Polda Lampung Dipecat Selama 2020
-
Selama 2020, Ini Daftar Gempa Bumi yang Merusak Ratusan Rumah di Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
7 Fakta Situs Mejo Miring Blitar Dijarah, Mbah Saimun Ngaku Menikahi Arca Putri Demi Kerajaan Baru
-
5 Fakta Kades di Lumajang Selingkuhi Istri Tukang Bangunan, Kepergok di Kamar Pribadi
-
Profil Rahma Noviarini, Ketua PBSI Kota Madiun yang Rumahnya Digeledah KPK
-
CEK FAKTA: Wali Kota Madiun Serahkan Rp 800 Juta ke Jokowi, Benarkah?
-
Desa BRILiaN Jadi Strategi BRI Dalam Membangun Ekonomi Desa Inklusif dan Mandiri