SuaraJatim.id - Masyarakat Bangkalan Madura, Jawa Timur, dihebohkan dengan kasus pencabulan yang dilakukan seorang kiai di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Blega, kabupaten setempat.
Kasus ini terus bergulir sampai-sampai kiai terlapor kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres setempat. Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja membenarkan kabar itu.
Dia melanjutkan, saat ini tersangka telah dibawa ke Polres Bangkalan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Ya betul, sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan," katanya seperti diberitakan beritajatim.com, media jejaring suara.com, Selasa (29/12/2020).
Ia juga mengatakan, kasus pencabulan terhadap santriwati yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Blega telah dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Sebelumnya, inisial RS (47) asal Kecamatan Galis sekaligus orangtua korban baru mengetahui aksi bejat tersebut usai putrinya enggan kembali ke ponpes. Korban mengaku telah dipaksa oleh kiai tersebut sejak 016 lalu ketika korban masih berusia 16 tahun.
Lalu RS melaporkan kasus tersebut dan berharap tersangka mendapatkan hukuman setimpal. Sebab telah melakukan aksi bejat kepada putrinya.
"Dampak psikologis tentu sangat dirasakan oleh anak kami. Kami berharap, tersangka dihukum seberat-beratnya," kata RS.
Baca Juga: Anak Korban Pencabulan Ayah Tiri di Bekasi Mengadu, Ibu Kandung Takut
Berita Terkait
-
Anak Korban Pencabulan Ayah Tiri di Bekasi Mengadu, Ibu Kandung Takut
-
Tahun Baru Pemkot Surabaya Tutup Suramadu, Polres Bangkalan Sebaliknya
-
Balita KL Dicabuli hingga Alat Vitalnya Sobek, Ayah Ngaku Cuma Iseng
-
Istri Meninggal, Bapak di Cengkareng Cabuli Anaknya yang Berusia 5 Tahun
-
Bejat! Pengakuan Suami Guru PAUD Predator Seks: Bergairah Lihat Anak-anak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026