SuaraJatim.id - Intensitas hujan yang tinggi dan kondisi saluran air yang terganggu membuat warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik dibuat pusing dengan jalanan sekitar rumah mereka yang tergenang air.
Kegeraman mereka semakin bertambah dengan adanya para pengendara yang nekat melintas dengan kecepatan yang tak memperhatikan sekitar.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @memomedsos, tampak sejumlah warga melemparkan air ke sebuah mobil yang melaju kencang di tengah banjir.
Sebuah mobil pick up tampak datang dari jauh dan pengemudinya nekat menerobos banjir kendati sudah diberi aba-aba oleh warga.
Diduga lantaran tak mengindahkan aba-aba warga, pengemudi itu lantas dilempari air genangan yang membanjiri jalan raya tersebut.
Tak hanya jengkel dan melempar air, beberapa warga juga tampak berlari mengejar si pengemudi yang nekat dan dianggap tak sopan itu.
Video warga melempar air banjir ke pengemudi mobil itu pun menuai beragam reaksi dari warganet.
Ada yang merasa tindakan warga tersebut wajar, sebagian lainnya menilai bahwa aksi tersebut berlebihan.
"Pernah ngerasain sih, emang kesal banget depan rumah kebanjiran pas di depan pintu mobil nekat lewat gitu ait yang tadinya enggak masuk rumah jadi masuk," komentar @remii****.
Baca Juga: Bupati Gresik Terkonfirmasi Covid-19, Puluhan Pejabat Masuk Tracing
"Ya namanya jalan raya, ya buat dipakai jalan lah, masa mau terbang," komentar @oranamin*****.
Sementara itu, ada pula warganet yang menuding bahwa mobil tersebut merupakan mobil pencuri elpiji.
"Itu mobil pelan sebenernya dan itu di daerah saya, karena warga menduga itu adalah pelaku pencurian elpiji beberapa waktu lalu di daerah situ karena mobilnya sama persis." tulis @m_sh****.
Banjir juga Genangi Surabaya
Tak hanya Gresik, air banjir juga menggenangi sejumlah kawasan di Surabaya.
Tingginya intensitas curah hujan serta banyaknya sampah yang menyumbat saluran menjadi salah satu faktor utama penyebab seringnya terjadi banjir di beberapa titik di wilayah Surabaya bagian barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan