SuaraJatim.id - Tahukah anda ada makanan alami yang bisa meningkatkan kesuburan?
Makanan alami yang meningkatkan kesuburan ini mudah didapat loh.
Tingkat kesuburan seorang wanita dipengaruhi yang namanya progesteron.
Progesteron merupakan hormon penting untuk berbagai fungsi tubuh, terutama yang berkaitan dengan kesuburan dan kehamilan.
Progesteron dibutuhkan untuk berbagai keperluan seperti menjaga rahim selama kehamilan, meningkatkan kesuburan, fungsi kekebalan, menurunkan risiko kelahiran prematur dan keguguran serta mengatur siklus menstruasi.
Meskipun dianggap sebagai hormon wanita, hormon ini juga dibutuhkan oleh pria untuk menghasilkan testosteron, hormon yang berkaitan dengan penampilan dan perkembangan seksual pria.
Kadar progesteron dalam tubuh dapat ditingkatkan dengan berbagai metode, namun sumber makanan dianggap sebagai cara alami terbaik. Dirangkum dari Boldsky, berikut daftar makanan alami penambah hormon progesteron yang bisa Anda konsumsi.
1. Pisang
Kaya vitamin B6, pisang membantu produksi progesteron dan menjaga keseimbangan kadar hormon. Pisang adalah sumber vitamin B6 yang baik dan dapat membantu meningkatkan kadar hormon progesteron dengan mengurangi dominasi estrogen. Ini juga dapat membantu menurunkan gejala PMS seperti kecemasan dan perubahan suasana hati.
Baca Juga: Resep Pisang Bolen Gurih dan Manis, Cocok Buat Rayakan Tahun Baru di Rumah
2. Kacang
Kaya akan nutrisi seperti seng, magnesium, dan vitamin B6, kacang membantu menjaga tingkat progesteron dengan mendorong pemecahan produk sampingan estrogen untuk mengurangi tingkat estrogen. Menurunkan estrogen secara otomatis akan meningkatkan kadar progesteron.
3. Seafood
Asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam seafood sangat penting untuk produksi dan menjaga keseimbangan kadar hormon progesteron. Makanan laut seperti mackerel, salmon, dan tuna kaya akan dua nutrisi ini dan membantu meningkatkan kadar progesteron secara alami.
4. Kubis
Sayuran silangan seperti kubis mengandung fitoestrogen, senyawa mirip estrogen yang diturunkan dari tumbuhan terutama dalam bentuk genistein, biochanin, daidzein, glycitein dan formonetin. Genistein membantu merangsang produksi progesteron di ovarium bersama dengan mencegah perkembangan sel kanker, meningkatkan fungsi seksual, dan membantu perkembangan reproduksi yang sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh