SuaraJatim.id - Tidak hanya menggeledah 6 kantor dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Balai Kota Among Tani, Kota Baru, para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menggeledah ruang kerja Wali Kota Dewanti Rumpoko, Jumat (08/01/2021).
Menurut Pelaksana tugas Juri Bicara KPK, Ali Fikri, penggeledahan di hari ketiga ini agendanya masih sama, yakni mencari dokumen terkait perkara dugaan korupsi penerimaan gratifikasi Pemerintah Kota Batu dalam kurun waktu 2011 hingga 2017.
"Sama seperti sebelumnya, agenda tetap pencarian dokumen saja sebagai pengembangan. Penyidik akan melakukan penyitaan setelah melakukan analisa terhadap dokumen hasil geledah," ujar Ali Fikri, seperti dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com.
Adapun enam kantor dinas yang digeledah KPK di Balai Kota Among Tani, Batu. Adalah, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Penanggulangan Kebakaran, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Pembaharuan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017. Tim Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di beberapa lokasi berbeda,” tandas Ali Fikri.
Berita Terkait
-
KPK Masih 'Obok-obok' Balai Kota Batu, Cari Catatan Transaksi Keuangan
-
PSBB Jawa-Bali, Kota Batu Tetap Buka Tempat Wisata
-
Pemda Malang Raya Sepakat PSBB 11 Januari
-
KPK Memeriksa Dokumen Hasil Penggeledahan di Tiga Dinas Pemkot Batu
-
KPK Sita Dokumen Terkait Gratifikasi Eddy Rumpoko di 3 Dinas Pemkot Batu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit