SuaraJatim.id - Dunia penerbangan Tanah Air sedang diselimuti kabar duka. Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan jatuh di sekitar Kepuluan Seribu, Jakarta Utara, Sabtu (9/1/2021).
Pesawat tersebut dinyatakan hilang kontak pukul 14.40 atau empat menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kini tim SAR gabungan menemukan banyak serpihan diduga pesawat dan baju yang diperkirakan milik penumpang.
Insiden nahas tersebut, ternyata tak luput dari pantauan pemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams. Alhasil, gelandang asal Australia itu menggalang dana untuk para korban dan keluarga.
''Saya menggalang dana untuk para korban dan keluarga korban kecelakaan tragis Sriwijaya Air SJ 182," tulis Aryn dalam akun Instagram pribadinya.
''Saya akan berlari 6 km per hari selama 30 hari untuk membantu tujuan ini. Saya akan mendonasikan $1 untuk setiap km yang saya tempuh sepanjang Januari,'' lanjutnya.
''Setiap sumbangan besar atau kecil akan sangat dihargai. Terima kasih semua telah membantu," tandas pemain 27 tahun itu.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sendiri membawa total penumpang 62 orang. Dengan rincian enam kru pesawat, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.
Sementara itu, Aryn Williams menjadi satu-satunya pemain asing yang tersisa di Persebaya. Tiga lainnya seperti Makan Konate, David da Silva, dan Mahmoud Eid, memilih angkat kaki karena ketidak jelasan kompetisi Liga 1.
Baca Juga: Hari Ketiga, Basarnas Fokus Evakuasi Korban dan Black Box Sriwijaya Air
Berita Terkait
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Demi Hindari Cedera, Bernardo Tavares Sesuaikan Program Latihan Persebaya Selama Ramadan
-
Pemain Abroad Indonesia Bakal Menuju Liga Malaysia, Siapa Dia?
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total