- Mobil sampah terbakar di Desa Wadeng, Gresik, pada Sabtu (11/4/2026) akibat material sampah yang masuk ke mesin.
- Pengemudi membawa kendaraan menuju Pos Dukun untuk mendapatkan pertolongan cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat.
- Insiden tersebut berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materiil mencapai nilai Rp100 juta.
SuaraJatim.id - Pagi itu, Sabtu (11/4/2026), rutinitas di Desa Wadeng, Kecamatan Bungah, Gresik, mendadak berubah menjadi kepanikan.
Sebuah mobil operasional pengangkut sampah yang tengah berjuang membersihkan lingkungan, justru berakhir menjadi pusat perhatian karena kobaran api yang mengerikan.
Siapa sangka, kendaraan yang setiap hari bergelut dengan limbah ini harus ludes terbakar justru karena "serangan" dari muatannya sendiri. Sebuah insiden yang terjadi begitu cepat, tak terduga, dan meninggalkan kerugian yang tidak sedikit.
Awal mula petaka ini diduga berasal dari hal sepele namun fatal. Munir, seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan bahwa api tidak muncul begitu saja. Diduga kuat, ada material sampah yang entah bagaimana caranya masuk ke dalam celah mesin mobil yang tengah panas.
"Sampah yang masuk ke dalam mesin memicu percikan api. Dalam hitungan detik, api itu langsung membesar dan melalap bagian depan kendaraan," cerita Munir dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Melihat kabin depan mulai diselimuti asap hitam dan lidah api, sang pengemudi tidak tinggal diam. Alih-alih panik dan meninggalkan kendaraan di tengah jalan, ia mengambil keputusan heroik memacu kendaraannya yang mulai membara menuju Pos Dukun untuk meminta pertolongan langsung dari petugas pemadam kebakaran.
Laporan darurat itu segera direspons oleh Tim Damkar Gresik. Dengan perlengkapan pelindung diri (APD) lengkap, petugas bergerak cepat menyongsong truk yang sudah berubah menjadi "bola api" tersebut.
Teguh Priyanto, petugas Damkar Gresik, menjelaskan bahwa api begitu beringas melalap material yang ada. Petugas harus berjibaku lebih dari satu jam untuk menjinakkan api yang terus berkobar.
"Kejadian dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah berjuang keras, api baru benar-benar bisa dipadamkan pada pukul 11.15 WIB," jelas Teguh.
Baca Juga: Pakai Seragam Lengkap ke Kantor Pemkab Gresik, Aksi Wanita Ini Justru Bongkar Skandal Penipuan PNS
Tak berhenti di sana, proses pembasahan pun dilakukan dengan teliti guna memastikan tidak ada bara tersembunyi yang bisa memicu kebakaran susulan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden dramatis ini. Sang sopir berhasil selamat dari maut meski harus merelakan kendaraan operasionalnya rusak berat. Namun, kerugian materiil yang ditanggung tidaklah main-main, yakni mencapai sekitar Rp100 juta.
Berita Terkait
-
Pakai Seragam Lengkap ke Kantor Pemkab Gresik, Aksi Wanita Ini Justru Bongkar Skandal Penipuan PNS
-
Kemarin Beliau Masih Ceria: Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim Wafat
-
Tragedi di Jalur Tengkorak Duduksampeyan: Kijang Hantam 3 Motor Hingga Terbakar, Satu Nyawa Hilang
-
Tragis! Dua Anak di Gresik Luka Bakar Parah Usai Injak Serbuk Mercon
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Anak Sekolah Kini Lebih Aman Menyeberang
-
BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!
-
Luka Bakar Kritis, 2 Korban Karhutla Bromo Bertaruh Nyawa di Meja Operasi RSUD Soetomo
-
Geger Isu Santet di Lumajang Berujung Tuntutan Sumpah Pocong, Kades Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Hyundai Hadirkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free, Lebih dari Sekadar Memiliki SUV