- Satresnarkoba Polres Ponorogo berhasil menyita 301,37 gram sabu dari bandar narkoba berinisial INR pada April 2026.
- Penangkapan besar di Madiun ini diyakini mampu menyelamatkan sekitar 1.500 orang dari bahaya penyalahgunaan narkotika tersebut.
- Penyelidikan mengungkapkan peredaran narkoba senilai Rp390 juta ini diduga dikendalikan oleh pihak dari dalam Lembaga Pemasyarakatan.
SuaraJatim.id - Selama bertahun-tahun, catatan peredaran narkotika di "Kota Reog" mungkin tak pernah menyentuh angka yang semasif ini. Namun, pada Sabtu (11/4/2026), sejarah baru yang kelam berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Ponorogo.
Sebuah rekor tangkapan terbesar pecah setelah polisi berhasil mengamankan lebih dari tiga ons sabu dari tangan seorang bandar lintas daerah.
Keberhasilan ini bukan sekadar soal angka di atas timbangan, melainkan sebuah misi penyelamatan besar-besaran. Pihak kepolisian memperkirakan, tersitanya barang bukti seberat 301,37 gram ini telah memutus rantai maut yang berpotensi menghancurkan hidup setidaknya 1.500 orang.
Operasi besar ini tak terjadi dalam semalam. Semuanya bermula dari sebuah lubang kecil yang digali petugas saat meringkus seorang pria berinisial K. Saat itu, K kedapatan membawa sabu seberat tiga gram.
Dari mulut K, muncul sebuah nama berinisial INR. Pria asal Madiun ini diduga kuat bukan sekadar pengedar recehan, melainkan "sang arsitek" di balik pasokan barang haram tersebut.
Tak ingin kehilangan momentum, tim buser Satresnarkoba segera meluncur melintasi batas kota. Pada Rabu (3/4/2026), rumah INR di Kota Madiun dikepung. Hasilnya mencengangkan. Petugas menemukan simpanan sabu yang tak main-main beratnya 301,37 gram.
"Ini merupakan tangkapan terbesar yang pernah kami ungkap di wilayah hukum Ponorogo. Barang buktinya lebih dari tiga ons," tegas Wakapolres Ponorogo, Kompol Try Widyanto, Sabtu (11/4/2026).
Fakta yang lebih mengejutkan terungkap dalam ruang interogasi. Meski INR berada di luar, alur peredaran kristal putih ini diduga kuat dikendalikan oleh tangan-tangan dingin dari balik jeruji penjara (Lapas).
Pola klasik namun mematikan ini menunjukkan betapa gurita narkoba masih mencoba mencengkeram meski dari dalam sel.
Baca Juga: Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Secara finansial, pengungkapan ini merupakan pukulan telak bagi jaringan tersebut. Polisi menaksir nilai transaksi yang berhasil digagalkan mencapai angka Rp390 juta.
Kini, INR harus bersiap menghadapi kenyataan pahit. Kariernya sebagai bandar berakhir di balik jeruji besi yang sesungguhnya.
Ia dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara sudah menantinya di depan mata. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo
-
Babak Baru Korupsi Ponorogo: Berkas Dilimpahkan, Sugiri Sancoko Segera Duduk di Kursi Pesakitan
-
Alergi Pegang Ponsel Pasca OTT KPK: Pejabat Ponorogo Ganti Nomor Gara-gara Takut Disadap?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Buntut Keracunan Massal Siswa, Juru Masak SPPG Sumbergedang Jalani Pemeriksaan Intensif
-
9 Kali Beraksi dengan Sepeda Onthel: Pengakuan Mengejutkan Begal Payudara di Surabaya
-
Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang
-
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar