SuaraJatim.id - Viral di media sosial peristiwa rubuhnya beringin tua di Alun-alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (17/01/2021) sore. Sebuah foto viral menunjukkan kondisi beringai terbelah menjadi tiga bagian.
Tiga bagian beringin yang terbelah itu menunjuk ke tiga arah mata penjuru angin. Kemudian, kebetulan juga peristiwa ambruknya pohon beringin yang menurut informasi berusia 100 tahun lebih itu terjadi setelah Gunung Semeru meletus.
Foto beringin terbelah tiga segera ramai di media sosial, terutama di grup Facebook warga Lumajang. Kabar itu segera membetot warganet, apalagi caption foto yang diunggah akun Facebook Suwito itu diberi caption seperti ini:
"Aneh robohnya mengarah ketiga penjuru, ada tanda apa ya...."
Unggahan Suwito ini segera menuai reaksi warganet. Misalnya akun Bang Kamil yang menulis komentar seperti ini: "Sudah tua udah waktunya untuk roboh"
Akun Zidane Ibrahim Faruq: "Perbaxak tafaqur saja dn tetap husnudzon teng allah ,,,bljar tafaqur agar apapun smuaxa berpusat dlam rasa anda masing2 haxa allah dari allah ntuk allah kembali k allah ,,"
Rizal Kacer malah membuat lelucon foto tersebut: "Tanda negara api akan menyerang.."
Kemudian akun Irvan Hasan menulis seperti ini: "Tanda kekuasaan Allah. Bahwasanya di dunia ini tidak akan yang Abadi."
Lalu akun Fabu Ridwan II berkomentar: "Tandanya adalah hutang2 kalian harus dibayar"
Baca Juga: Imbas Pandemi Covid-19, Jatim Park Pangkas Ratusan Karyawannya
Wahyu Toc menulis komentar biasa saja: "Tidak ada tanda apa2..Hanya sudah capek menanggung beban aja"
Tapi ada juga yang mengaitkan peristiwa itu dengan kemunculan keris. Misalnya akun Jabrik Pobb yang menulis komentar seperti ini: "Ada keris di tengah"
Lalu akun Alwi Warayhan menulis komentar: "Semoga Lumajang Jawa timur selamat dari bencana alam "
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Yuli Haris, mengatakan tumbangnya pohon beringin diduga murni akibat faktor usia.
Pihaknya selama ini telah melakukan berbagai upaya untuk terus merawat kelestarian beringin. Namun, Ia juga cukup kaget dengan peristiwa itu.
"Beberapa bulan ini sudah menyemai lagi dedaunan, saya kaget kok tumbang," katanya, seperti dikutip dari Beritajatim.com--media jejaring Suara.com.
Berita Terkait
-
Imbas Pandemi Covid-19, Jatim Park Pangkas Ratusan Karyawannya
-
Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun di Alun-Alun Lumajang Terbelah Tiga
-
Debu Vulkanik Gunung Semeru
-
Pantau Aktivitas Gunung Semeru, Wakil Bupati Lumajang Imbau Warga Tak Panik
-
Bupati Lumajang Unggah Foto Semeru Muntahkan Awan Panas, Warganet Berdoa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi