SuaraJatim.id - Sejak kemarin viral di media sosial seorang ibu di Desa Gunung Sereng, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur melahirkan bayi kembar empat.
Bayi ini lahir di hari yang sama, hanya beda jam saja. Sayangnya, keempat bayi ini semuanya meninggal setelah menjalani perawatan di inkubator.
Kabar berita viral ini dibenarkan Kepala Puskesmas Kwanyar, Muhammad Toha. Ia mengatakan, puskesmas akan mengunjungi keempat bayi tersebut.
Dengan berkunjung ke lapangan, pihaknya bakal mengetahui pasti pasti kondisi seluruh bayi maupun ibunya. Sebab, proses kelahiran itu ditangani oleh bidan setempat.
"Besok pagi kita akan ke sana untuk memastikan kondisi empat bayi tersebut," ucapnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (22/1/2021).
Ia juga mengatakan, keempat bayi tersebut telah mendapatkan penanganan medis oleh bidan desa setempat.
"Sudah ditangani oleh bidan desanya," singkatnya.
Terpisah, menurut Romiyah tetangga ibu yang melahirkan empat bayi kembar tersebut, seluruh bayi yang dilahirkan telah meninggal dunia. Semula dua bayi meninggal sementara sisanya masih di dalam inkubator.
"Informasi terbaru menurut kakak kandung dari ibu yang melahirkan mengatakan dua bayi yang berada di dalam inkubator juga meninggal dunia," katanya.
Baca Juga: Bukan 'Kaleng-kaleng', Lomba Makan Ini Berhadiah Motor Royal Enfield
Sekadar diketahui, bayi kembar empat tersebut sempat viral di media sosial dan diabadikan oleh seseorang mengunakan kamera ponsel berdurasi 30 detik.
Berita Terkait
-
Bukan 'Kaleng-kaleng', Lomba Makan Ini Berhadiah Motor Royal Enfield
-
Maling Bejo! Curi Motor Bonus Uang Ratusan Juta, Begini Ceritanya
-
Bak di Film Laga, Aksi Truk Kejar-kejaran dengan Mobil Patroli PJR
-
Lomba Makan Berhadiah Motor Royal Enfield, Siapa Mau?
-
Pemotor Telanjur Girang Dikira Nemu HP di Jalan, Berakhir Gigit Jari
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif