SuaraJatim.id - Hujan lebat membuat jalanan licin. Kondisi ini ditengarai menjadi sebab sebuah truk diesel pengangkut ayam tergelincir hingga 'nyungsep' masuk ke sungai di Jalan Raya Tuban-Surabaya kawasan hutan pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (24/1/2021) malam.
Ayam yang diangkut truk ini semburat hingga menyisakan 300 ekor saja. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. Sopir bisa keluar dengan selamat saat muka truk masuk ke dalam air sungai melalui pintu depan.
Dari informasi dihimpun beritajatim.com--jejaring media suara.com, peristiwa kecelakaan ini bermula saat truk yang melaju dari arah selatan ke utara tiba-tiba tergelincir saat kondisi hujan lebat dan jalanan licin.
"Hujannya deras sekali, saya jalannya juga biasa saja," ujar Sugiono (36), warg Desa Manggis, Kecamatan Ponco, Kabupaten Kediri yang merupakan pengemudi dari kendaraan truk diesel yang ngungsep di pinggir jalur Pantura Tuban itu.
Menurutnya, ketika kondisi jalan agak menurun itu tiba-tiba kendaraan yang dikemudikannya itu mengalami oleng ke kanan dan tidak bisa terkendali. Sehinga kendaraan langsung terus melaju lurus kekanan hingga akhirnya keluar dari badan jalan dan menabrak tiang lalu masuk ke sungai kecil.
"Setirnya itu saya belokkan sudah tidak bisa. Tiba-tiba ya langsung ke kanan terus dan masuk ke situ," tambah pengemudi tersebut.
Ketika kendaraannya sudah posisi ngungsep masuk ke dalam sungai itu, Sugiono bersama dengan dua penumpangnya yakni Sutrisno dan Dikin langsung berusaha untuk keluar dari dalam kendaraan. Mereka awalnya hanya bisa pasrah karena posisi bagian depan kendaraan itu sudah masuk ke dalam air.
"Posisi saya duduk di tengah dan saya sudah pasrah, karena sudah masuk air, semua gelap. Saya bisa keluar setelah pegangan kakinya dia (Sopir) yang sempat nendang-nendang," ungkap Sutrisno (35), penumpang dari kendaraan pengangkut ayam yang masuk ke sungai itu.
Yang paling terakhir bisa keluar dari dalam kendaraan yang masuk ke saluran air pinggir jalan itu adalah Dikin, ia berusaha keluar dengan cara mencari lubang kaca celah dari pintu kendaraan truk. Sehingga pengemudi dan kedua penumpang kendaraam truk pengiriman ayam itu berhasil selamat dan hanya mengalami luka lecet-lecet.
Baca Juga: Warga Kedungrejo Tuban Geger Ada Mayat Mengapung di Selokan
Sementara itu, untuk kendaraan truk ayam tersebut posisinya masih belum langsung dilakukan evakuasi mengingat kondisi cuaca hujan deras. Sedangkan untuk muatan dari kendaraan truk diesel tersebut tinggal hanya sekitar 300 ekor ayam saja yang akan dikirim ke Tuban.
Berita Terkait
-
Warga Kedungrejo Tuban Geger Ada Mayat Mengapung di Selokan
-
Jarah Muatan Truk Tronton Terguling, 2 Wanita Ini Berakhir Memalukan
-
Gegara Puluhan Ton Bubuk Kalsium Tumpah, Jalur Pantura Tuban Macet
-
Astaga! Viral Isi Truk Bermuatan Minuman Terguling di Gunung Lawu Dijarah
-
Gara-gara Google Maps, Truk Bermuatan Minuman Terguling di Gunung Lawu
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BRI di Bawah Danantara Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Transformasi Makin Kuat
-
Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng PT Pacific Harvest Indonesia: Pasar Global Bagus
-
Gunung Semeru Erupsi 1 Kilometer, Pemkab Lumajang Ingatkan Bahaya Material Vulkanik yang Masih Panas
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang