SuaraJatim.id - Tiga orang yang masih satu keluarga di Dusun Sumbertuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditemukan meninggal di dalam rumah.
Mereka terdiri atas Ayah bernama Suyani (56), anak perempuan bernama Nada Rinza Fransiska (21) dan Samuel Ardian Pradana(9). Ketiganya ditemukan meninggal di rumah pada pukul 10.00 WIB.
"Kalau sehari-hari pak Yani tinggal bersama kedua anaknya. Kerjaannya tani pak," kata Kepala Dusun Setempat, Subiantoro, kepada Suarajatim.id, Jumat (29/1/2021).
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, awalnya anak pertama korban meminta keponakan samping rumah untuk mendatangi rumah Yani. Saksi kemudian datang dan melihat pintu rumah tertutup rapat.
Ketika masuk, saksi menemukan Yani menggantung di kamar depan. Begitu melihat kamar yang lain, dua anak korban juga ditemukan sudah tak bernyawa.
Nada dan Samuel sudah tergeletak diatas kasur. Posisi keduanya sudah tidak bernyawa.
"Kalau pak Yani memang punya riwayat sakit. Istrinya sudah lama meninggal dunia ketika anaknya yang paling kecil (Samuel) masih kecil," ujar Subiantoro.
Pantauan di lokasi, polisi saat ini tengah melakukan olah TKP. Beberapa warga setempat juga sudah datang untuk melawat.
Belum diketahui penyebab atau alasan korban meninggal dunia. Sejumlah saksi di sekitar lokasi turut diperiksa untuk menggali keterangan.
Baca Juga: Wanita Hamil Sempat Bertengkar Sebelum Mencoba Lompat dari JPO GOR Otista
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Wanita Hamil Sempat Bertengkar Sebelum Mencoba Lompat dari JPO GOR Otista
-
Hamil Muda Gelantungan di JPO, NH Histeris Ogah Ditolong: Gue Mau Mati Aja!
-
10 Menit Menegangkan, Begini Detik-detik Wanita Hamil Mau Loncat dari JPO
-
Tangan Dipegang Gegara Mau Lompat dari JPO, Wanita Hamil Teriak: Lepasin!
-
Aksinya Viral! Cerita Heroik Sopir Ojol Gagalkan Bunuh Diri Wanita di JPO
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh