SuaraJatim.id - Seorang polisi asal Lamongan, Jawa Timur baru-baru ini menyita perhatian warganet lantaran aksi mulianya yang viral di sosial media.
Ia juga sering membantu pedagang kecil dan anak-anak yatim yang terlantar di jalan.
Polisi bernama Aipda Purnomo ini membagikan kisahnya yang selalu membawa pakaian tambahan di jok sepeda motornya selama bertugas.
Ternyata, ada alasan haru di balik kebiasaan Aipda Purnomo ini. Ia pun membagikannya ke laman Twitter-nya @Purnomo_dttt dan menuai reaksi positif dari warganet.
Lewat cuitannya, Aipda Purnomo mengaku membawa pakaian tambahan untuk menolong para gelandangan yang sering kekurangan sandang.
Bukan hanya gelandangan, Aipda Purnomo juga merelakan baju-bajunya untuk dipakai oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap tampil kumal, bahkan tak berbusana.
Dirinya mengatakan alasannya selalu membawa pakaian karena nantinya baju tersebut akan berguna bagi orang-orang yang memakai baju sobek atau bahkan telanjang di jalan.
"Assalamualaikum. Alhamdulilah. Ini alasannya. Kenapa di sepeda motor dinas saya sekarang selalu ada pakaian perempuan dan laki-laki karena saya tidak tahu kapan pakaian itu bermanfaat untuk mereka saudara kita yang terkadang memakai baju sobek bahkan telanjang. Ketemu ibu telanjang," cuit Aipda Purnomo, dikutip Suara.com.
Dalam cuitan itu, dirinya tak hanya menjelaskan alasannya. Dirinya juga mengunggah foto ketika dirinya membantu memakaikan pakaian ke seseorang yang ditemuinya di jalan.
Baca Juga: Kesaksian Warga soal Aksi Keji Nenek Pembunuh Kucing di Kalideres
Aipda Purnomo terlihat memberikan sebuah kaus berwarna merah muda. Tak hanya itu, dirinya tampak membantu orang tersebut.
Menurutnya, berbagi tak harus berupa materi, kepedulian terhadap sesama manusia juga akan menumbuhkan kasih sayang yang dibutuhkan manusia.
"BERBAGI TIDAK HARUS BERUPA MATERI rasa peduli dan iba juga harus dan bisa dilatih untuk menumbuhkan rasa sayang sesama manusia. Kebaikan akan kembali ke diri sendiri. Sebulan yang lalu saat memberikan baju buat pemuda berjalan telanjang dan tanganya penuh berdarah," cuit Purnomo pada Selasa (2/2/2021)
Unggahan Aipda Purnomo pun ramai dikomentari oleh warganet. Bahkan, hingga saat ini unggahan tersebut telah disukai 6,3 ribu pengguna.
Mereka mengaku kagum dan salut dengan Aipda Purnomo.
"Polisi yang benar-benar mengayomi. Pak polisi yang terhormat, jika suatu nanti anda menjabat amanah yang lebih besar, mohon tetaplah berbuat baik. Pesan dari rakyat," komentar akun SatriaDwi******.
Berita Terkait
-
Kesaksian Warga soal Aksi Keji Nenek Pembunuh Kucing di Kalideres
-
Pria Mati Diduga Karena Tidur Pakai Headset, Ini Hasil Identifikasi Polisi
-
Ngeri! Video Sopir Bengal Emoh Berhenti, Malah Serempet Jatuhkan Polisi
-
Alasan Polisi Ini Simpan Baju di Sepeda Motor Bikin Terharu, Kisahnya Viral
-
Bunuh Kucing buat Dimakan Suami, Nenek Roma Uli Bicara Seperti Orang Waras
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya