SuaraJatim.id - Saiful Arif (47) warga Semampir Surabaya nekat menganiaya seorang janda Hatijah Waber (39) warga Jalan Sidotopo Kidul Semampir Surabaya. Lantaran, pria berkerja serabutan itu tak tahan diomeli korban.
Dilansir dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, kronologi kasus penganiayaan itu bermula saat pelaku diminta membetulkan kamar mandi milik korban. Diduga hasil kerjanya tak sesuai harapan, korban lantas mengomeli alias memahari pelaku.
Tak tahan diomeli, Saiful muntab dan menganiaya korban sampai terluka.
Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus mengatakan, pelaku warga asal Desa Murong Rongdalem, Omben Kabupaten Sampang ini menganiaya korban, pada Senin 8 Febuari 2021 lalu, sekitar pukul 04.00 WIB. Selain jengkel omelan korban, pelaku mengaku sering tak mendapatkan upah kerja sesuai harapan.
“Dia (saiful Arif) juga mengatakan jika ongkos yang diberikan kepadanya selalu tidak sesuai dengan upah yang seharusnya. Hal itu yang membuat tersangka merasa jengkel dan kesal dengan korban. Sehingga tersangka memukuli korban secara berkali-kali,” kata Kompol Ariyanto.
Berdasarkan hasil interogasi, lanjut dia, Saiful yang kini telah berstatus tersangka itu mengaku menganiaya korban dengan tangan kosong di kamar mandi. Penganiayaan itu dilakukan dengan cara memukul ke arah wajah korban.
Pukulan itu mengenai pelipis sebelah kanan serta mulut korban. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka pada kepala bagian belakang.
“Akibat pukulan itu, korban tersungkur ke lantai dan mengalami luka sobek di bagian belakang kepala, serta memar dan lebam di semua bagian wajah korban,” sambung dia.
Setelah korban tak berdaya, Saiful pergi begitu saja.
Baca Juga: Innalillahi! Gus Yaqub, Anggota Bawaslu Surabaya Meninggal Positif Covid
Tak terima dianiaya, korban kemudian melaporkan kasus itu ke polisi.
“Korban juga sudah di Visum et Repertum dokter, sebagai barang buktinya. Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 KUHP,” tutup Kompol Ariyanto Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey