SuaraJatim.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Surabaya-Mojokerto, tepatnya di Desa Kemasan Krian, Sidoarjo, Senin (15/2/2021). Sebuah angkot menabrak empat motor yang melaju dari arah berlawanan. Satu orang tewas dalam insiden ini.
Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Semula, kendaraan Mitsubishi Colt bernipol AA 1339 EJ yang dikemudikan Iskandar Dzul Qurnain (21), warga Karangtanjung Kebumen, Jawa Tengah, melaju dari arah Mojokerto menuju Surabaya.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan oleng ke kanan masuk jalur berlawanan dan menabrak empat motor yang semuanya melaju dari arah berlawanan barat ke timur. Sang pengendara diduga mengantuk saat mengemudi.
Akibat insiden ini satu orang pengendara motor bernama Bekti Purnomo (42), warga Kesamben-Jombang Tewas seketika di lokasi kejadian.
Sementara empat korban lainnya bernama M Juwari (41) mengalami luka ringan lecet di pelipis dan lutut, Wahyu Indrayana (43) patah tulang kaki kanan, Nafa Aulia (14) mengalami patah tulang kaki kanan dan Sutikno (36) mengalami patah tulang tangan kirinya
Kapolsek Krian, mengatakan para korban yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke RS Anwar Medika Balongbendo, Sidoarjo, untuk menjalani perawatan. Sementara mengenai kecelakaan ini diduga pengemudi minibus lelah dan mengantuk.
"Semua korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit, sementara kecelakaan itu sendiri murni akibat human error, pengemudi minibus mengantuk saat mengendarai kendaraannya," kata Kompol Mukhlason.
Oleh petugas, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Pos Lantas Bypass Krian. Sementara pengemudi sendiri diamankan di Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Viral Video ABG 'Gangster Sidoarjo' Acungkan Celurit Bikin Resah Warga
Berita Terkait
-
Viral Video ABG 'Gangster Sidoarjo' Acungkan Celurit Bikin Resah Warga
-
Tergiur Keuntungan, ABG Jual Sabu Buat Pacaran
-
Cinta Segitiga Kakek Nenek di Sidoarjo Berakhir Tragis, Dibunuh Linggis
-
Libur Imlek, Polisi Siapkan 2.000 Tes Rapid Antigen di Perbatasan Sidoarjo
-
Warga Binaan Rutan Medaeng Tepergok Selundupkan Pil Koplo Dalam Bumbu Pecel
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan