SuaraJatim.id - Sehari setelah meninggalnya Seniwati (56 tahun) korban penganiayaan cinta segitiga kakek nenek di Sidoarjo, korban lainnya yakni Misto (56 tahun) ikut meninggal pada Jumat (12/2/2021) sore.
Misto meninggal setelah beberapa hari menjalani perawatan di RS Anwar Medika. Kabar meninggalnya Misto disampaikan oleh Kapolsek Balongbendo, Kompol Ari Priyambodo.
Ia mengatakan bahwa kondisi korban sempat membaik kondisi tubuhnya. Namun Jumat siang mendadak menurun hingga akhirnya meninggal dunia di sore harinya.
"Oleh pihak keluarga, jenazah korban dibawa pulang untuk dimakamkan di makam desa tempat tinggalnya," kata Ari saat dikonfirmasi, Sabtu (13/2/2021).
Sebelumnya, Misto menjadi korban penganiayaan oleh tersangka Jupri (58 tahun) warga Desa Gagang Kepuhsari Balongbendo-Sidoarjo saat berhubungan badan dengan korban Seniwati. Seorang janda yang berprofesi sebagai penjahit di Desa Wonokupang, Balongbendo yang meninggal dunia Kamis kemarin (11/2/2021) di RSUD Sidoarjo.
Tersangka Jupri yang mengaku sebagai kekasih korban Seniwati nekat menganiaya kedua korban karena cemburu melihat kedua korban berhubungan badan di dalam kamar.
Tersangka menganiaya kedua korban dengan cara memukulkan sebuah linggis ke tubuh kedua korban.
Ari mengatakan bahwa dengan meninggalnya kedua korban, Pasal yang disangkakan ke tersangka berubah dari pasal 351 ayat 2 menjadi pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia.
“Korban Misto sudah dibawa Pulang keluarganya untuk dimakamkan, sementara tersangka saat ini masih ditahan di sel tahanan Polresta Sidoarjo,” tegasnya.
Baca Juga: Janda Korban Cinta Segitiga 2 Kakek Sidoarjo Meninggal Positif Covid
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit