SuaraJatim.id - Sebuah jembatan di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi sorotan warganet. Sebab, jembatan sepanjang empat meter itu menghabiskan anggaran Rp 200 juta.
Sontak postingan tersebut banyak mengundang pertanyaan dari warganet. Salah satunya dari akun Facebook Muhammad Kafi yang menuliskan komentar seperti ini: "kiro kiro ancen sakmene ta anggaran gae bangun jembatan model ngene, monggo di itung suhu".
Pantauan di lapangan, jembatan yang terlihat baru itu menghubungkan jalan menuju ke pertambakan atau sawah. Jembatan tersebut juga tidak memiliki pembatas di kanan maupun di kiri seperti jembatan pada umumnya.
Adapun sesuai papan informasi yang terpasang, pembangunan jembatan itu memakai dana bantuan keuangan tahun anggaran 2020. Dengan rincian bangunan panjang 4 meter dan lebar 4 meter.
Sementara itu Kepala Desa Wadak Kidul Moh Hamam, membenarkan jika pembangunan jembatan menghabiskan anggaran sebesar Rp 200 juta. Ia juga menerangkan, jika dana itu sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Tahun 2020.
"Dana itu diambilkan dari Bantuan Khusus atau BK. Memang nilainya segitu," kata Kades saat ditemui di Balai Desa Wadak Kidul, Kamis (18/3/2021).
Ia menuturkan, proses pembangunan jembatan juga diketahui oleh pihak Kecamatan Duduksampeyan. Bahkan ia kerap meminta usul agar bangunan sesuai standar. Bahkan untuk membuat jembatan itu, pihaknya mengaku memghabiskan waktu hingga tiga bulan.
"Baru selesai akhir tahun kemarin. Mulai pengerjaan bulan Oktober," katanya.
Lebih lanjut, Hamam juga menyebutkan, besaran anggaran itu disebabkan karena salah satunya kondisi tanah di sekitar jembatan sangat labil. Untuk itu sebelum membangun jembatan, ia juga memasang paku bumi sedalam 1,5 meter.
Baca Juga: Ditinggal ke Sawah, Rumah Muazin Masjid Agung Gresik Hancur Diseruduk Truk
"Kondisi tanahnya memang bergerak. Jika kontruksinya tidak kuat maka jembatan akan cepat ambles," katanya.
"Anggarannya memang sekian, ada RAB-nya. Nanti kalau sudah selesai dari verifikasi baru kami beri pembatas," katanya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Ditinggal ke Sawah, Rumah Muazin Masjid Agung Gresik Hancur Diseruduk Truk
-
Viral Curhatan Pelanggan ke Ojol tentang Anjing Galak, Responsnya Kocak
-
Bak Ujian SIM, Portal Jalan Ini Bikin Pemobil Harus Keluarkan Skill Ekstra
-
Viral Pengikat Helm Pakai Tali Bra Jadi Sorotan, Kreativitas Kelewat Batas
-
Cara Unik Sopir Truk Hindari Pungli yang Berkeliaran di Jalan, Asli Ngakak!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sudah Ambil Sikap! Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara soal Pencalonan Ketum PBNU
-
Muktamar ke-35 NU, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan hingga Beasiswa
-
Ingin Lunasi Utang pada Tuhan: Manuver Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU
-
Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Didorong Kembali Jadi Rais Aam
-
Gus Ipul: Sistem Pemilihan Ketum dan Rangkap Jabatan Bakal Jadi Bahasan Menarik Muktamar NU