SuaraJatim.id - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ngawi menguak fakta yang cukup mencengangkan selama tahun 2020 atau dalam rentang waktu Pandemi Covid-19, pernikahan dini di daerah tersebut naik hingga dua kali lipat dengan didominasi karena hamil duluan.
Berdasarkan data yang dimiliki lembaga tersebut, tercatat ada kenaikan dispensasi perkawinan yang prosentasenya hingga 206 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Masih merujuk pada catatan PA Kabupaten Ngawi, pada tahun 2019 tercatat ada 65 pengajuan dispensasi perkawinan untuk pasangan muda yang menikah. Namun angka tersebut membengkak pada tahun Pandemi Covid-19, 2020 yang jumlahnya mencapai 199 pengajuan.
Hakim di PA Kabupaten Ngawi Ludiansyah mengatakan kenaikan permohonan dispensasi kawin di Ngawi terjadi cenderung karena adanya perubahan batas minimal usia pernikahan.
“Sebelumnya kan 16 tahun untuk perempuan, sekarang disamakan antara laki-laki dan perempuan, sama-sama 19,” katanya kepada TIMES Indonesia-jaringan Suara.com pada Selasa (23/03/2021).
Dia mengemukakan, aturan tersebut merujuk pada Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menyebutkan batas usia minimal perkawinan perempuan disamakan dengan usia minimal laki-laki, yaitu 19 tahun.
Masih menurut Ludiansyah, kenaikan permohonan dispensasi kawin di PA Kabupaten Ngawi didominasi pasangan belia yang terlanjur hamil duluan. Pun dia mengungkapkan, rata-rata mereka yang mengajukan dispensasi masih berstatus sebagai pelajar sekolah setingkat SMA.
Selain itu permohonan dispensasi kawin juga ditengarai dari pergaulan anak. Kebanyakan dari anak yang telah melakukan hubungan layaknya suami istri meskipun tidak sampai hamil.
Termasuk juga orang tua yang resah akibat seringnya anak bergaul dengan lawan jenisnya dan khawatir sampai melakukan tindakan asusila.
Baca Juga: Pernikahan Dini Kabupaten Bondowoso Masih Tinggi, Prosentasenya 37 Persen
“Kebanyakan sudah hamil duluan, selain itu yang sudah terlanjur melakukan hubungan suami istri,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur