SuaraJatim.id - Bulan Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan khotmil Qur’an yang digelar oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran kepala perangkat daerah dan komunitas disabilitas tuli mengaji di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung pada Ramadan 1447 Hijriah ini menghadirkan suasana khidmat sekaligus menegaskan upaya menghadirkan ruang keagamaan yang inklusif. Dalam acara tersebut, komunitas disabilitas tuli yang tergabung dalam Sobat Dili (Disabilitas Tuli Mengaji) turut ambil bagian dalam pembacaan ayat suci Al-Qur’an bersama para pejabat pemerintah daerah.
Pembacaan Al-Qur’an dilakukan secara bergantian, dimulai dari Juz 30 oleh jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan oleh Gubernur Khofifah, perwakilan organisasi keagamaan, hingga komunitas Sobat Dili yang mengikuti pembacaan secara bersama-sama.
"Kegiatan Khotmil Qur'an yang melibatkan kepala perangkat daerah ini memang rutin digelar tiap Ramadhan, ya mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas spiritual kita di bulan Ramadhan ini, insyaallah kita dapatkan keberkahan," ujar Khofifah.
Ia menilai, kegiatan spiritual bersama dapat mempererat hubungan kerja sekaligus memperkuat ikatan batin di antara para aparatur pemerintah. Dengan semangat Ramadan, seluruh pihak diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri dan meraih keberkahan melalui kegiatan yang memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan.
Lebih dari sekadar agenda keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol penguatan nilai inklusivitas. Kehadiran komunitas disabilitas tuli mengaji menunjukkan bahwa ruang ibadah dan kegiatan keagamaan dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan kurma kepada anggota Sobat Dili sebagai hidangan takjil berbuka puasa. Ia juga menyerahkan Al-Qur’an wakaf dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, kepada sejumlah kepala perangkat daerah serta direktur utama badan usaha milik daerah yang dinilai berkontribusi dalam penyaluran bantuan sosial dan amaliyah Ramadan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Bagi komunitas Sobat Dili, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan. Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Jawa Timur sekaligus pendiri Rumah Qur’an Sobat Tuli, Maskurun atau yang akrab disapa Yuyun, mengaku terharu dapat mengikuti kegiatan mengaji bersama di lingkungan Gedung Negara Grahadi untuk pertama kalinya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan sehingga komunitas tuli dapat ikut merasakan suasana kebersamaan dalam kegiatan keagamaan yang digelar pemerintah daerah.
Baca Juga: Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
Menurut Yuyun, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa inklusivitas dalam kehidupan beragama dapat diwujudkan melalui ruang-ruang kebersamaan yang terbuka bagi semua kalangan.
"Saya sangat senang mendapat undangan dari Ibu Khofifah. Alhamdulillah acara ini luar biasa sekali. Ini pertama kalinya saya dan teman-teman mengaji di Grahadi. Terima kasih kepada Ibu Khofifah yang telah memberi kesempatan kepada kami, para sahabat tuli,” katanya.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang agar semakin banyak komunitas disabilitas yang terlibat dalam aktivitas keagamaan di masyarakat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Posko THR Jatim Terima 20 Pengaduan, Khofifah Pastikan Penyelesaian Jelang H-7 Lebaran 2026
-
Manfaatkan Promo BRI, Nge-war Tiket Mudik dan Liburan Jadi Lebih Irit
-
Dukung Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov Jatim Rancang Aturan Ketat Gawai di Sekolah
-
Jangan Panik Belanja Lebaran! Khofifah Pastikan Stok Terkendali Lewat Operasi Pasar Murah
-
Hari Perempuan Internasional 2026, Gubernur Khofifah: Penguatan Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo