- Posko THR Jawa Timur terima 20 pengaduan pekerja jelang Lebaran 2026.
- Pemprov Jatim siapkan 54 posko layanan konsultasi dan mediasi.
- Khofifah minta perusahaan selesaikan THR paling lambat H-7 Lebaran.
SuaraJatim.id - Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerima 20 pengaduan pekerja terkait pembayaran THR.
Hal itu dnyatakan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung layanan THR Keagamaan di Surabaya.
Khofifah mengungkapkan bahwa selain pengaduan, posko THR Keagamaan juga menerima sejumlah konsultasi dari pekerja mengenai hak mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Posko ini menjadi sarana komunikasi antara pekerja dan perusahaan apabila muncul persoalan terkait pembayaran THR Keagamaan.
“Di posko pusat ini yang konsultasi ada 20, kemudian yang pengaduan ada 20. Dari pengaduan tersebut yang sedang berproses ada 11 dan yang sudah selesai ada sembilan,” kata Khofifah, Kamis (12/3/2026).
Khofifah menjelaskan, Pemprov Jawa Timur bersama Disnakertrans telah mengoordinasikan 54 titik Posko THR Keagamaan yang tersebar di berbagai daerah.
Posko tersebut disiapkan untuk memberikan layanan konsultasi, menerima pengaduan pekerja, hingga memfasilitasi proses mediasi antara pekerja dan perusahaan terkait pembayaran THR Keagamaan.
Menurutnya, keberadaan posko ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan hak pekerja terpenuhi menjelang Lebaran. Selain sebagai tempat pengaduan, posko juga difungsikan sebagai ruang dialog antara perusahaan dan pekerja.
"Langkah-langkah seperti ini kita lakukan setiap Lebaran untuk bisa memberikan layanan kepada seluruh karyawan. Jika ada hal yang memang harus dikomunikasikan, dimediasi, dan diikhtiarkan, maka Pemprov Jawa Timur melalui Disnaker siap memfasilitasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga melakukan pertemuan virtual melalui aplikasi konferensi video dengan sejumlah daerah untuk memantau perkembangan layanan Posko THR Keagamaan. Beberapa daerah yang mengikuti pertemuan tersebut antara lain Kabupaten Tuban, Kabupaten Probolinggo, serta wilayah Malang Raya.
Melalui pemantauan tersebut, ia memastikan bahwa layanan posko di daerah berjalan dengan baik dan siap memberikan pelayanan kepada pekerja yang membutuhkan konsultasi maupun pengaduan.
"Kalau pengaduan di daerah kebetulan masih nihil. Kemudian konsultasi di Malang Raya itu, ada satu," katanya.
Selain memantau layanan posko, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan di Jawa Timur yang telah memenuhi kewajiban pembayaran THR Keagamaan kepada para pekerja.
Ia berharap perusahaan yang belum menyalurkan tunjangan tersebut dapat segera menyelesaikannya sesuai ketentuan yang berlaku, yakni paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
"Harapan kita H-7 betul-betul bisa diselesaikan semuanya. Saat ini masih H-9, berarti ada waktu dua hari lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dua hari ini proses penyelesaian itu bisa dimaksimalkan oleh seluruh perusahaan yang ada di Jawa Timur,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar
-
Khofifah: Batik Jatim Bukan Sekadar Warisan Budaya, tapi Penggerak Ekonomi
-
Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!
-
Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran
-
Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara