SuaraJatim.id - Penangkapan terduga teroris berinisial R (40) di Desa/Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban pada Jumat (2/4/2021) sempat menggegerkan warga sekitar. Penangkapan tersebut dilakukan di Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel usai mengantarkan sang anak les privat.
Menurut Istri R, YN (36) keseharian suaminya diisi dengan aktivitas mengajak anaknya main, mengantar les privat dan mengaji. Bahkan, dia tidak mengetahui persis alasan sang suami dibawa polisi.
"Tadi saat di Pasar Rengel jualan daging tahu-tahu ditelepon kalau mas R (40) dibawa polisi," katanya seperti dilansir Bloktuban.com-jaringan Suara.com.
Bahkan, dia mengaku belum mendapat keterangan resmi dari petugas soal penangkapan suaminya.
Untuk diketahui, lebih dari empat jam sejak pukul 10.00 hingga 14.30 WIB, petugas Densus 88 menggeledah rumah R. Tercatat, ada beberapa barang yang dibawa petugas sebagai bukti terduga teroris.
"Jas hujan, dua dosbook Hp, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami yang dibawa petugas tidak ada yang lain," ujar YN kepada Bloktuban.com.
Penggeledahan rumah R dikawal ketat anggota Polres Tuban. Tak hanya itu, di depan rumah R juga dipasang garis polisi sehingga warga sekitar hanya bisa melihat dari kejauhan. Setelah penggeledahan selesai, empat unit mobil petugas meninggalkan lokasi.
Suasana gang ke rumah terduga teroris kembali normal, meski agak lenggang.
Sebelumnya diberitakan, seorang warga Tuban diciduk Tim Densus 88 Antiteror di sekitar Pasar Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (2/4/2021).
Baca Juga: 2 Terduga Teroris Tuban dan Surabaya Terkait JI dan JAD, Bukan Bom Makassar
Penangkapan oleh Tim Densus ini membuat geger warga sekitar pasar. Sebab diduga pria bernama Robi Hartoyo alias Aby Omar tersebut ditangkap diduga bagian dari jaringan terorisme.
Kini tim dari Densus 88 masih melakukan penggeledahan rumah terduga teroris yang ada di belakang Pasar Rengel tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes
-
Api Mengamuk di Kawasan Bromo, Akses Wisata dari Lumajang dan Malang Ditutup
-
Demi Selamatkan Nyawa Sang Ibu, Pengusaha Bawean Rogoh Kocek Ratusan Juta untuk Sewa Pesawat
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan