SuaraJatim.id - Berselang beberapa jam setelah melakukan pencurian, Dani Dwi Prasetyo (33) dibekuk kepolisian Jember, Jawa Timur.
Dani merupakan warga warga Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari Surabaya, yang selama ini menetap di Biting Arjasa Jember.
Maling spesialis mobil ini dikenal licin. Ia akhirnya ditembak kakinya karena melawan saat hendak ditangkap. Ia bahkan sempat melarikan diri pada proses pengajaran Senin, (19/4/2021) dini hari kemarin.
Polisi membekuk Dani di Desa Pringgowirawan Sumberbaru. Saat itu dia berusaha melarikan diri bersama A-R (DPO) usai membawa kabur mobil pickup L300 milik Lukman Hadi warga Arjasa
"Pelaku melakukan aksinya saat menjelang sahur, sekitar jam 3 dini hari. Begitu anggota Resmob mengetahui adanya pencurian langsung melakukan pengejaran dan berhasil melumpuhkan pelaku di perbatasan Jember-Lumajang," ujar Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Rabu (21/4/2021).
Namun karena pelaku berusaha melawan saat ditangkap, polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur pada kaki kiri Dani. Sedangkan AR berhasil melarikan diri.
Sementara Lukman Hadi pemilik mobil pickup L300 yang digondol pelaku, merasa bangga dan senang dengan kinerja Satreskrim Polres Jember yang berhasil menangkap pelaku hanya dalam hitungan jam.
"Saya sangat senang dengan kinerja polres Jember yang telah berhasil mengungkap pencuri mobil saya, terlebih hanya 3 jam pelaku berhasil diringkus," ujar Lukman.
Lukman mengatakan, pada saat kejadian, ia memarkir mobilnya di halaman rumah. Saat hendak sahur sekitar jam 3 pagi, Ia mendengar suara mobil dinyalakan pelaku. Setelah dilihat, ternyata pelaku sudah menjalankan mobilnya.
Baca Juga: Jangan Biasakan Tidak Sahur, Ini Efek yang Akan Dirasakan
Sadar menjadi korban pencurian, korban langsung menghubungi Polsek Arjasa dan membuat laporan. Begitu mendapat laporan, polisi langsung melakukan koordinasi dan mengetahui keberadaan mobil korban menuju ke arah Jember barat.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti mobil pickup, sepeda motor milik pelaku, serta beberapa kunci T dan kunci pas milik pelaku yang dibuat sarana kejahatan selama ini.
Berita Terkait
-
Jangan Biasakan Tidak Sahur, Ini Efek yang Akan Dirasakan
-
NU Jember Desak Polisi Tangkap dan Adili Pengeroyok Anggota Pagar Nusa
-
Santri Makan Sahur Mi Instan Sepiring Berempat, Videonya Mengetuk Hati
-
Menu Sahur Inul Daratista Bikin Warganet Khawatir
-
Larangan Mudik Lebaran, Polres Jember Perketat Penyekatan di Perbatasan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Ada Beragam Promo untuk Pembelian Kendaraan
-
Promo HUT Ke-81 RI dari BRI, Nikmati Penawaran Menarik untuk Kuliner, Travel, dan Hiburan
-
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa