SuaraJatim.id - Ini bukan tentang 'Sunset di Tanah Anarki' seperti dalam liriknya Grup Band Superman is Dead (SID). Jauh lebih sederhana. Ini tentang sunset di Banyuwangi, daerah damai di sebelah barat Pulau Bali--tempat lahirnya SID.
Mampirlah ke Banyuwangi, lalu nikmati suasananya. Apalagi di momentum Ramadhan seperti sekarang ini. Panorama alam Banyuwangi akan membuat puasa Anda seperti tidak terasa saja. Pulau Merah misalnya. Bersantai di sana, ada yang bilang "tahu..,tahu..,bedug maghrib sudah berbunyi".
Ini diceritakan M Syaiful Wildan. Pria 25 tahun itu pelanggan tetap Pulau Merah saban Ramadhan. Di sana Ia menikmati alam sambil bersantai. Menunggu matahari 'selurup' atau tenggelam (sunset) di pulau ini menjadi semacam rutinitas tahunan.
"Setiap Ramadhan saya pasti ambil jadwal ngabuburit di sini, sunset ini bikin rindu. Kalau puasa sambil nunggu sunset rasanya emang seperti lebih cepat, tiba-tiba sudah buka," ujar Wildan, Minggu (25/4/2021).
Maghrib memang menjadi waktu yang paling ditunggu masyarakat yang menjalankan ibadah Puasa Ramadhan. Mereka biasanya berkerumun menunggu bedug buka--disebut juga ngabuburit.
Ngabuburit sore di pesisir pantai pulau merah memang asyik. Bukan cuma omong kosong, buktinya menjelang buka pulau ini ramai sekali. Sekurangnya puluhan orang berbondong-bondong jadi saksi pergantian siang ke malam.
Beragam cara masyarakat menghabiskan waktu di sana. Bercengkrama dengan keluarga, sekadar duduk menikmati desir ombak di pantai, atau foto-foto selfie.
Lalu puncaknya saat bedug dan azan maghrib berkumandang. Saat itulah langit barat pelan-pelan seperti ditutup tirai. Suguhan gradasi cahaya indah matahari. Tepat saat itulah warga membuka dan menikmati bekal buka puasanya, menyantap penganan, jajanan, kudapan sambil tertawa.
Itulah yang dilakukan Wildan. Ia datang beramai-ramai bersama sahabatnya. Membawa bekal berbuka lalu melahapnya. Menurutnya dengan begitu, panorama sunset tak tertinggal sedikitpun.
Rasa nikmat berbuka juga lebih terasa, sebab racikan bumbu dapur dibarengi langit senja, jadi kombinasi yang sempurna. "Ini saya bawa bekal buat berbuka, biar gak ketinggalan suasana," kata Wildan.
Baca Juga: Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 20,8 T Selama Ramadhan-Lebaran Tahun Ini
Wisatawan lainnya, Sholehuddin (26) menyatakan, berburu senja di Pantai Pulau Merah juga bisa menjadi sarana menambah rasa syukur di bukan ramadan bagi manusia kepada Sang Pencipta.
"Kalau kita lihat, sunset ini indah, semua patut kita syukuri, di bumi, ini salah satu bentuk nikmat dari-Nya," ungkap Sholehuddin.
Selain menjadi tempat masyarakat berburu sunset saat ngabuburit selama Ramadhan, Pantai Pulau Merah juga menjadi destinasi wisata yang paling digemari wisatawan luar daerah.
Dan tentu, sebagai masyarakat Banyuwangi wisata pantai tersebut menjadi kebanggan tersendiri yang harus disyukuri. Melihat Pulau Merah seperti melihat alam raya bersyukur. Sunset di tanah yang damai, bukan seperti sunset di tanah anarki.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 20,8 T Selama Ramadhan-Lebaran Tahun Ini
-
Jadwal Buka Puasa Balikpapan, Senin 26 April 2021
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda, Senin 26 April 2021
-
Ramadhan ke-14, Ini Waktu Buka Puasa di Surakarta dan Sekitarnya
-
Ramadhan ke-14, Ini Jadwal Waktu Buka Puasa di Kota Semarang dan Sekitarnya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan
-
Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
-
Terapkan Jumat WFH, Pemkab Lumajang Sukses Hemat Kas Daerah Setengah Miliar
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
-
Mahasiswi Unair Nekat Tilap Dana KIP-K Rp103 Juta: Jeratan Pinjol di Balik Jabatan Mentereng