SuaraJatim.id - Seorang janda yang juga berprofesi sebagai biduan dangdut berinisial DAP (28) yang menghebohkan publik lantaran dilaporkan mencabuli remaja membantah semua tuduhan kepadanya.
Ia memenuhi panggilan polisi dan pemeriksaan polisi terkait kasus tersebut. Ia sempat diperiksa oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (Unit PPA). Menurut dia, apa yang Ia lakukan tidak seperti dalam laporan tersebut.
"Pengakuan terlapor tidak seperti itu kejadiannya," kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono saat dikonfirmasi Suara.com melalui Humas, Senin (26/04/2021) malam.
Namun demikian, lanjut Heri, polisi tetap melakukan kroscek dan melakukan penyidikan intensif kasus asusila ini. Polisi tidak akan berpihak ke siapa pun, baik ke pelapor maupun ke terlapor.
Baca Juga: Aksi Nekat Predator Anak di Polman Berujung Tembakan Polisi
"Kita tetap melakukan penyelidikan dan datangi 3 TKP untuk bahan lidik. Kita cocokkan dengan korban dan saksi-saksi nantinya, tunggu hasilnya," ujar Heri.
Biduanita itu dilaporkan ke polisi beberapa hari lalu. DP (28) dilaporkan telah mencabuli dan memerkosa seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun.
"Kenal dengan DP saat saya ikut saudara menjadi kameramen sebuah orkes dangdut. DP adalah salah satu dari penyanyinya," ujar pelapor kepada wartawan di Polres Probolinggo Kota, Rabu (21/4/2021).
Diketahui, kasus hukum seorang biduan dangdut, janda anak satu di Probolinggo terus menggelinding ke kepolisian. Kasus ini kini ditangani kepolisian.
Biduan dangdut berinisial DAP itu dilaporkan ke kepolisian oleh ayah seorang remaja berinisial FU (16). Sebenarnya, DAP dan FU ini merupakan partener kerja juga.
Baca Juga: Apa itu Biduan?
DAP menjadi biduannya, sementara FU menjadi fotografer acara pernikahannya. Menurut penjelasan FU, kronologis kasus ini bermua dari perkenalan FU dan DAP di sebuah acara pernikahan di Kecamatan Tiris.
Berita Terkait
-
Mudik ke Probolinggo? Ini 7 Kuliner Khas yang Tak Boleh Dilewatkan
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli 3 Anak, Kemen PPPA Turun Tangan Ungkap Fakta Penting Ini
-
Kasus Cabuli Mantan Pacar, Hari Ini Mario Dandy Bawa Saksi Meringankan ke Sidang, Siapa?
-
Babak Baru Kasus Anak Rafael Alun, Mario Dandy Hari Ini Diadili PN Jaksel Gegara Cabuli Mantan Pacar
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak
-
Kronologi Mobil Elf Berpenumpang Terbakar di Tol Madiun