SuaraJatim.id - Teroris selama ini diidentikkan dengan agama tertentu. Padahal orang yang melakukan teror dan meresahkan masyarakat bisa berlatar belakang apa saja.
Oleh sebab itu PP Muhammadiyah dan PBNU sepakat jika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua juga dilabeli sebagai kelompok teroris. Ini karena aksi mereka sudah di luar batas kemanusiaan.
Seperti disampaikan Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mukti. Ia menjelaskan, istilah teroris lebih tepat dari pada KKB. Menurutnya, apa yang mereka lakukan selama ini sangat meresahkan masyarakat.
Apalagi tujuan mereka, Kata Mukti, juga jelas ingin memisahkan diri dari NKRI dan mendirikan negara sendiri. Sesuai UU terorisme, apa yang dilakukan KKB sudah dapat dikategorikan sebagai terorisme.
"Penyebutan KKB sebagai teroris juga menunjukkan bahwa teroris dan terorisme, tidak hanya terkait dengan agama tertentu. Seperti yang selama ini dipersepsikan oleh masyarakat," katanya, dikutip dari TIMESIndonesia, jejaring media suara.com, Rabu (28/4/2021).
Sementara itu, Ketua PBNU Marsudi Suhud segendang sepenarian. Ia mendukung apabila KKB Papua dikategorikan sebagai teroris maupun pemberontak. KKB tujuan akhirnya jelas sama-sama ingin melawan dan menjadi musuh negara.
"Mau sebutannya apa saja, apa teroris, apa pemberontak, atau yang terkait itu, semua itu namanya musuh negara. Ketika disebut pemberontak atau teroris ya tidak lain judulnya itu adalah musuh negara," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mendesak Pemerintah mengelompokkan dan mengubah status KKB tersebut menjadi kelompok teroris, sehingga bisa ditindak dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Hal itu diutarakan oleh dia, setelah Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur ditembak oleh KKB kemarin.
"Saya meminta Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) segera mengambil sikap tegas dan mempertimbangkan untuk mengubah status KKB di Papua menjadi kelompok teroris," ujarnya.
Baca Juga: Munarman Masih Diinterogasi, Tim Pengacaranya Siapkan Perlawanan
Tag
Berita Terkait
-
Munarman Masih Diinterogasi, Tim Pengacaranya Siapkan Perlawanan
-
Keluarga Tak Tahu Polisi Kirim Surat Penetapan Tersangka Munarman Lewat Pos
-
Tutup Mata Munarman Pakai Kain Hitam, Pengacara Tuding Polisi Langgar HAM
-
Warga Toraja Kembali Jadi Korban Kekejaman KKB Papua
-
Refly Harun: Terang-terang Saya Tidak Percaya Kalau Munarman Itu Teroris
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo