SuaraJatim.id - Rekaman CCTV detik-detik perawat cantik sebuah klinik di Malang, Jawa Timur, disiram bensin lalu dibakar telah dikantongi kepolisian setempat.
Meskipun demikian, polisi belum bisa menyimpulkan siapa pelaku kekerasan terhadap perawat bernama Eva Sofiana Wijayanti tersebut. Indentitas pelaku masih gelap sampai saat ini.
Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny K Baralangi. Ia menjelaskan, rekaman CCTV didapat di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan rekaman CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada.
"Ada rekaman CCTV-nya tapi dari kejauhan," kata Donny, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media SuaraJatim.id, Rabu (5/5/2021).
Donny menjelaskan, perisitwa pembakaran itu tidak terekam jelas oleh CCTV. Karena letak CCTV agak jauh dari lokasi kejadian.
Kendati demikian, kata dia, ciri-ciri pelaku sudah diketahui. Yakni menggunakan sepeda motor matic, memakai jaket, memakai helm dan memakai sepatu.
"Dengan ciri-ciri seperti itu, kami menduga pelaku datang dari jauh. Bukan dari warga sekitar," kata Perwira Pertama atau Pama kepolisian dengan tiga balok di pundaknya.
Sedangkan terkait dengan kondisi korban saat ini kata dia, mendapat perawatan intensif. "Luka bakarnya 60 persen dan ditempatkan ruangan penindakan khusus," katanya.
Untuk pemeriksaan para saksi, kata dia, sudah dilakukan. "Ada 4 orang saksi yang telah kami periksa, termasuk suaminya," terang mantan Kasat Reskrim Polres Blitar tersebut.
Seperti diberitakan, sebelumnya EV (35) seorang perawat di klinik yang ada di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang disiram bensin dan dibakar oleh seorang pria.
Baca Juga: 5 Fakta Peristiwa Perawat Cantik di Malang Disiram Bensin Lalu Dibakar
Kejadian perawat dibakar di Malang terjadi Senin (3/5/2021) siang. Kasus itu sudah ditangani Polres Malang.
Berita Terkait
-
5 Fakta Peristiwa Perawat Cantik di Malang Disiram Bensin Lalu Dibakar
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Rabu 5 Mei 2021, Hari ke-22 Ramadhan
-
Kronologi Perawat Dibakar di Malang, Ini Ciri-ciri Pelakunya
-
Wali Kota Malang Tak Melarang Mudik Lokal: Hanya Silaturahmi Boleh
-
Tubuh Perawat Eva Alami Luka Bakar 60 Persen, Polisi: Kondisinya Kritis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi