SuaraJatim.id - Sebanyak 100 kamar khusus disiapkan di Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai langkah antisipasi pelanggaran mudik lebaran, terutama bagi pelanggar yang positif Covid-19.
Sebelumnya, sesuai aturan bagi siapapun yang melanggar aturan mudik di Sidoarjo akan dilakukan tes Covid-19. Jika tebukti positif maka akan diisolasi mandiri ditempat yang sudah disiapkan.
Hal ini ditegaskan Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji Rabu (05/05/2021). Ia menjelaskann, ada sekitar 100 kamar yang disiapkan di Hotel Sinar Delta Mayang Sidoarjo.
"Ada sekitar 100 kamar yang sudah disiapkan sebagai lokasi isolasi bagi pelanggar mudik lebaran di Sidoarjo yang terbukti positif COVID-COVID-19," katanya usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Mapolresta.
Dikutip dari Antara, Sumardji mengatakan untuk wilayah Sidoarjo sendiri terdapat empat pos penyekatan dan empat pos pengamanan.
"Pos penyekatan yang pertama meliputi perbatasan Sidoarjo dengan Pasuruan, yang kedua di pintu keluar Tol Tanggulangin, yang ketiga di Pintu Tol Sidoarjo, yang ke empat di Pos Lantas Waru," katanya.
Selain itu, kata dia ada penempatan Pos Pengamanan ada di Stasiun, Terminal Bus Bungurasih Waru, Pasar Krian, dan Bundaran Taman Pinang Indah Sidoarjo.
"Kami meminta supaya imbauan pemerintah mengenai larangan mudik di tengah masa pandemi COVID-19 benar dipatuhi masyarakat," ujarnya.
"Karena sebagaimana kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, apabila ada warga yang tetap memaksa untuk menerobos mudik, maka akan di tes COVID-19 bila hasilnya positif maka akan di isolasi ke Hotel Delta Sinar Mayang," katanya.
Polresta Sidoarjo Jawa Timur menyiagakan sebanyak 200 personel untuk berjaga di titik penyekatan sejak 6 -17 Mei 2021 sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 akibat mudik lebaran.
"Kami juga dibantu berbagai satuan seperti dari unsur TNI, Dishub, Satpol PP, dan elemen yang lain siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2021," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Antisipasi Pemudik Nakal, Titik Penyekatan di Seluruh Jatim Aktif Besok
-
Perbatasan DIY Dijaga Mulai Kamis Besok, Begini Ketentuan bagi Penglaju
-
Polda DIY Pastikan Tak Beri Ruang Gerak Calon Pemudik Lewat Jalur Tikus
-
Perketat Perbatasan, Polda DIY Waspadai Ambulans Angkut Pemudik
-
Larang Warga Mudik, Puan Maharani Minta Pemerintah Konsisten dan Adil
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS