SuaraJatim.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember mendukung kebijakan pengaturan salat Idul Fitri (Salat Id) larangan mudik. Lantaran penting untuk menjalankan rekomendasi dunia kedokteran untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
Ketua MUI Jember Abdul Haris mengatakan, dalam kaidah ilmu fikih disebutkan bahwa menolak kemafsadatan (kerusakan) itu harus lebih diutamakan dibandingkan menarik kemaslahatan (kebaikan). Umat Islam sebaiknya mengikuti anjuran pemerintah tentang larangan mudik lebaran dan penyelenggaraan salat Idul Fitri pada masa pandemi COVID-19.
“Ketika ilmuwan, akademisi, dokter, spesialis mengatakan bahwa Covid masih ada dan perlu diwaspadai, maka itu harus dijadikan pegangan untuk berkebijakan dalam masalah keagamaan. Saya tegaskan bahwa salat id itu sunnah (dikerjakan berpahala, tidak dikerjakan tidak apa-apa), sedangkan menjaga dan menghindari penyakit itu sesuatu yang wajib,” kata Haris dikutip dari beritajatim.com jaringan suara.com, Minggu (9/5/2021).
MUI Jatim juga telah mengimbau kepada seluruh umat Islam agar melaksanakan salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga. Hal itu tertuang dalam surat tausiyah, pada 27 April 2021. Tujuannya agar tidak menimbulkan kerumunan kelompok yang menimbulkan kerentanan terhadap penularan virus corona.
Senada di atas, MUI Jember juga mendukung larangan mudik.
“Larangan itu ada sebabnya di India tingkat penyebaran Covid luar biasa. Di Malaysia lockdown. Jangan sampai kemudian ada gelombang Covid kedua lebih disebabkan kekuranghati-hatian kita. Jadi harus kita dukung upaya pemerintah untuk tidak mudik,” sambungnya.
“Mudik tradisi sangat sakral di Indonesia, tapi dalam rangka menjadikan Indonesia lebih baik dan terhindar dari bahaya, itu bisa ditekan dan ditahan. Insya Allah tahun depan masalah itu bisa diangkat Allah,” imbuh Haris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara
-
30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan
-
Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya
-
Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta
-
Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur