SuaraJatim.id - Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Senin (10/5/2021) dini hari.
“Benar KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Senin (10/5/2021).
Kekinian, petugas KPK sedang menggeledah sejumlah tempat terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Novi Rahman Hidayat tersebut.
Berdasar informasi yang terhimpun dari Beritajatim.com, selain Bupati Novi Rahman Hidayat, KPK juga mengamankan sejumlah pejabat dan lurah.
Namun ketika dikonfirmasi lagi, KPK masih belum memberikan keterangan detail.
“Terkait siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan,” kata Ghufron.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jerat di Balik Layar Game Online: Kisah Siswa SD Tulungagung yang Nyaris Terperosok Radikalisme
-
Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda