SuaraJatim.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto memburu otak di balik arisan fiktif Rp 1 miliar yang merugikan ratusan warga setempat. Tarmiati alias Mia, Warga Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto kini menjadi buruan polisi.
Tak tanggung-tanggung, polisi mengerahkan tiga tim untuk memburu pelaku hingga ke Provinsi Jawa Tengah.
Seorang korban arisan fiktif, Jamiah telah melaporkan pelaku ke Polsek Ngoro. Warga Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro ini didaulat menjadi ketua kelompok arisan lebaran fiktif itu dan memiliki anggota 102 orang.
“Pelaku mendatangi saya pada, 8 April 2020 bersama suaminya, Khusnul Zaini menawarkan untuk ikut arisan lebaran. Saya dijanjikan diberikan keuntungan sebesar 5 persen dan saya punya 102 anggota yang ikut arisan lebaran ini. Ada dua kelompok,” ungkapnya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Jumat (21/5/2021).
Dalam meyakinkan korban-korbannya, pelaku memberikan brosur yang berisi paket arisan. Dalam brosur paket tersebut tertera nominal dan pembayaran setiap minggu.
Jamiah bertugas mengambil uang arisan lebaran ke anggota kelompok dan uang arisan lebaran tersebut bisa diambil jelang puasa atau Hari Raya Idul Fitri 2021.
“Tapi saat jatuh tempo uang arisan lebaran itu tidak diberikan. Saya mencari pelaku ke rumah, pelaku tidak ada dan saat saya menghubungi nomor telepon, nomor telepon sudah tidak aktif. Sehingga saya melaporkan ke Polsek Ngoro,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutono mengemukakan, pelaku kabur pada 8 April lalu bersama keluarganya.
Selain menerjunkan tiga tim untuk memburu pelaku, puluhan saksi sudah dimintai keterangan. Tercatat ada 200 anggota arisan lebaran fiktif dari dua kelompok yang dikelola pelaku.
Baca Juga: Ratusan Warga Mojokerto Tertipu Arisan Lebaran, Nilainya Rp 1 Miliar
“Saksi banyak yang kita mintai keterangan, kebanyakan memang orang Ngoro. Namun ada luar Ngoro juga, nilainya Rp1 milyar-an,” jelasnya.
Saat ini petugas telah menyita barang bukti berupa 14 lembar buku tabuban, tiga buku tulis catatan uang arisan, satu lembar brosur paket arisan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
-
Tiba-tiba Suahasil Dipanggil Istana, Posisi Menteri Keuangan Berganti?
Terkini
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat