SuaraJatim.id - Masih kasus penembakan oleh anggota DPRD Bangkalan berinisial HF (28). Terbaru, kader Partai Gerindra itu terancam dicopot dari jabatannya.
Hal itu disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Bangkalan, R Imron Amin. Jika proses hukum terhadap HF sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap), maka salah satu sanksi yang menanti bisa berupa Pengganti Antar Waktu (PAW) serta secara diberhentikan alias dipecat dari Partai Gerindra.
“Keterlibatan kader terhadap kriminal murni sudah diatur di AD/ART kami. Sanksinya bisa berupa PAW yang secara otomatis diberhentikan dari partai,” jelasnya dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Senin (31/5/2021).
Seperti diberitakan, legislator berinisial HF ditetapkan tersangka sebagai eksekutor kasus penembakan hingga menyebabkan Luddin (35) warga Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan tewas. Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku yang turut terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.
“Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi, kami akan terus ikuti perkembangannya seperti apa tentunya kami serahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” sambung Ra Ibong sapaan akrab R Imron Amin.
Ia berharap, keterlibatan kasus pidana tak terjadi kembali pada anggota lainya.
“Kasus pidana yang melibatkan HF menjadi pelajaran semua kader Gerindra agar kasus serupa dapat dihindari,” ujarnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Madura Unied Tancap Gas, Ze Gomes: Liga Indonesia Tidak Gampang
-
Wakil Wali Kota Blitar Pimpin Demo ke Balai Kota: Buntut Dana KONI Mampet
-
KAI Daop 8 Tambah 1.032 Kursi Kereta Surabaya-Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Nenek Kartini Ditemukan Tewas di Hutan Bojonegoro Setelah 14 Hari Hilang
-
Gunung Semeru Erupsi, Bandara Notohadinegoro Jember Masih Buka