SuaraJatim.id - Ada kabar menggembirakan bagi para korban skimming kartu ATM di Gresik Jawa Timur. Bank Negara Indonesia (BNI) menjanjikan bakal memberi ganti rugi.
Hal ini disampaikan oleh Humas Bank BNI Kanwil Surabaya Herni. Ia mengatakan sebenarnya pemberitaan tersebut sudah didengar dan laporannya sudah masuk. Terkait dengan kejadian itu, pihaknya juga turut prihatin.
Bila ada laporan, BNI segera melakukan pemblokiran atau penghentian bagi nasabah yang mengalami korban skimming. Pihaknya juga menjamin ada penggantian bila korban terlebih dulu melapor ke BNI.
"Bank (BNI) siap bertanggungjawab penuh kerugian yang dialami nasabah apabila hasil investigasi menunjukkan terbukti menjadi korban skimming," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (22/06/2021).
BNI, lanjut Herni, juga telah mengambil langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa. Langkah-langkah itu baik dari sisi edukasi maupun teknologi. "Kami mengimbau kepada nasabah agar secara berkala mengganti kartu ATM/debitnya," katanya.
Sementara itu, salah satu korban Ayu Irlianti (29) mengaku sudah datang dan menceritakan semua kejadian yang dialaminya kepada customer servise (CS) BNI Gresik. Namun, dirinya harus bersabar lantaran pulang dengan ketidakpastian.
Perempuan ini menceritakan bahwa nanti pihak bank akan mengecek CCTV di tempat kejadian perkara (TKP). Memastikan benar atau tidak korban melakukan transaksi.
"Nanti kalau memang terbukti skimming, uang diganti. Tapi pihak bank tidak bisa menjanjikan berapa hari," papar ibu satu anak ini.
Seperti diketahui, warga Gresik digegerkan dengan keluhan sejumlah nasabah yang saldonya raib setelah melakukan transaksi di gerai ATM BNI kawasan Giant Perum Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar.
Baca Juga: Cara Lain Cek Penerima BPUM Saat NIK Tidak Muncul di Banpresbpum BNI
Mereka mendapat pemberitahun bahwa ada penarikan tunai dari Denpasar. Total, tidak kurang 10 korban yang mengalami kejadian ini.
Berita Terkait
-
Cara Lain Cek Penerima BPUM Saat NIK Tidak Muncul di Banpresbpum BNI
-
Heboh Dugaan Skimming ATM di Gresik, Puluhan Juta Uang Nasabah BNI Lenyap
-
Peduli Kelestarian Alam, BNI Kembangkan Hutan Organik di Megamendung
-
Nekat Curi HP di Rumah Pendekar Silat Gresik, Pemuda Ini Babak Belur
-
12 Orang Terpapar Covid, Satu Dusun di Gresik Dilockdown
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi
-
Kebakaran Gudang Ikan di Jangkar Situbondo, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta
-
Kebakaran Melanda RS Saiful Anwar Malang, Lima Mobil Damkar Dikerahkan
-
Puluhan Murid SD di Madiun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan MBG
-
Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Akademisi Unair yang Tak Pernah Diam Bicara Demokrasi