SuaraJatim.id - Apes nian dialami Arif Rakhman Hakim (26). Maling handphone nekat menyatroni rumah seorang pendekar silat di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Aksi pelaku, yang menurut pengakuannya warga Ujungpangkah, Gresik, itu tepergok si pemilik rumah. Yang terjadi selanjutnya bisa ditebak, Arif babak belur jadi bulan bulanan warga setempat.
Pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Ia masuk rumah korban, kemudian mengambil HP yang sedang di charger dekat korban yang tengah tertidur.
Korban kemudian terbangun dan memergoki aksi pelaku. Arif kemudian diintrogasi dan mengakui perbuatannya. Setelah itu Ia kabur melarikan diri.
Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Perlaku berhasil ditangkap dan dihajar ramai-ramai hingga babak belur.
Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti mengatakan, target sasaran tersangka adalah rumah sepi dan warung kopi. Biasanya dilakukan sejak malam hingga pagi.
Tersangka sendiri merupakan residivis. Baru keluar penjara Januari 2021 lalu setelah mendapat program asimilasi. Tapi bukannya berhenti, pelaku malah berulah kembali.
Sejak Januari banyak lokasi yang menjadi sasaran pencurian. Di wilayah Kecamatan Manyar sudah ada tiga TKP, kemudian Kecamatan Panceng, Ujungpangkah dan Gresik Kota.
"Total ada 8 Hp yang didapat. Semuanya telah dijual lewat media sosial Facebook," ujar perwira dua balok di pundak tersebut, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Jumat (18/6/2021).
Baca Juga: 12 Orang Terpapar Covid, Satu Dusun di Gresik Dilockdown
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Kepada petugas, tersangka mengaku total hasil penjualan HP curiannya sebesar Rp 2 juta.
Uang itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan keluarganya. "Buat wanita lain juga pak, penjaga warung kopi," kata Arif saat di Mapolsek Manyar.
Berita Terkait
-
12 Orang Terpapar Covid, Satu Dusun di Gresik Dilockdown
-
Dukung Percepatan, Semen Gresik Pasok Kebutuhan Proyek Strategis KIT Batang
-
Warga Kutim Terancam Penjara 2 Tahun Karena Ancam Bacok Bosnya di Gresik
-
Capai Skor TKDN 98%, Semen Gresik Dukung Kemajuan Industri dan Produk dalam Negeri
-
Keluarga Korban Tewas Peristiwa Ledakan di Gresik Terima Santunan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus