SuaraJatim.id - Kasus Covid-19 di sejumlah daerah belum reda. Penyebarannya virus asal Wuhan China itu masih melonjak. Di Magetan misalnya, sekrang muncul klaster hajatan.
Seorang warga bahkan dikabarkan meninggal dunia setelah positif terpapar Covid-19 dari klaster hajatan di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.
"Iya betul dari klaster hajatan Desa Kediren ada satu yang meninggal," kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat, Senin (28/6/2021).
Warga yang meninggal berinisial S (55). Pasien tersebut mengembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (27/6/2021). Dia merupakan salah satu dari empat warga klaster hajatan Kediren yang kondisinya memburuk dan harus dirujuk ke rumah sakit dr. Sayidiman Magetan.
"Warga klaster hajatan Kediren meninggal saat mendapatkan perawatan di RSDS, dia memiliki komorbid yaitu diabetes melitus," ucapnya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Diberitakan sebelumnya, kasus penularan Covid-19 dari klaster hajatan di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, terus melonjak. Setelah sebelumnya 47 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19, kini bertambah menjadi 63.
Dari jumah itu, empat orang harus dirujuk karena bergejala.
Berita Terkait
-
Duhh! Pemotor di Magetan Ini Terjun Bebas ke Sungai Tak Tahu Ada Jembatan Putus
-
Ternak Sering Hilang, Warga Magetan Tangkap Sanca 4 Meter di Kandang
-
Lima Warga Positif Covid-19 Klaster Hajatan, Satu Dusun di Kabupaten Malang Lockdown
-
Klaster Hajatan di Magetan Terus Bertambah, Total 63 Warga Positif Terpapar Covid-19
-
Klaster Hajatan di Kabupaten Banyuwangi Bertambah, Jadi 43 Warga Positif Covid-19
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi
-
Bak Film Aksi, Pengedar Sabu di Bangkalan Kabur Lewat Genteng Lalu Nyungsep dari Plafon
-
Innova Terjepit di Antara Dua Truk! Detik-Detik Kecelakaan Beruntun di Jalur Bojonegoro-Cepu
-
Terungkapnya Aksi Bejat Kakek 60 Tahun pada Balita Tetangga di Situbondo
-
Sengitnya Sengketa Lapangan Padel di Keputih Surabaya: Nasib Petambak Ikan di Ujung Cor