SuaraJatim.id - Sejak kemarin video antrean panjang pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di RSUD Jombang Jawa Timur beredar dan viral di media sosial Instagram.
Dalam video tersebut nampak sejumlah jenazah pasien berada di atas ranjang pasien berjejer di teras dan lorong masuk kamar jenazah RSUD. Jenazah-jenazah ini ditutupi kain dan selimut.
Salah satu pengunggah video tersebut akun Instagram ISJ (Info Seputar Jombang) @info_seputar_jombang. Akun itu menjelaskan kalau petugas pemulasaran RSUD mulai kewalahan menangani jenazah sesuai protokol Covid.
Pada selasa kemarin, 06 Juni 2021, hingga saat ini tampak antrean jenazah menunggu jadwal pemulasaraan oleh petugas masih banyak.
"Dua hari ini merupakan puncak tertinggi angka kematian yang terjadi, lebih dari 30 pasien meninggal dan dilakukan pemulasaraan secara Protokol di Kabupaten Jombang," demikian ditulis akun @info_seputar_jombang.
Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana setempat sampai diturunkan untuk membantu begantian melakukan pemulasaran jenazah tersebut.
"Perlu tambahan petugas pemulasaraan lagi di RSUD Jombang agar segera tertanggani segera jenazah yang antri. Kesadaran masyarakat pun perlu ditingkatkan agar selalu melakukan protokol kesehatan supaya tidak terus bertambah jumlah yang terpapar dan meninggal," demikian tulisnya.
Warganet segera menyerbu dan merespons unggahan tersebut. Mereka rata-rata prihatin dan mendoakan para jenazah. Misalnya akun @hilzamafaza. "Apakah benar itu semua sakit covid?" akun itu mempertanyakan kondisi jenazah.
"Semoga Khusnul Khotimah....," akun @kammijombang mendoakan.
Baca Juga: 21 Pegawai Positif Covid, PN Jombang Jadi Klaster Baru dan Dilockdown
"Hampir kebanyakan jenazah yg meninggal itu mempunyai riwayat penyakit sesak,jantung,tipes dll(BUKAN CORONA/NEGATIF).entah kenapa kok pihak rumah sakit memvonis semua KORBAN yg meninggal itu terpapar covid19...sodara saya salah satu dr sekian banyak jenazah itu min..," tulis akun @sulivanprasetyo.
"Innalillahi...ada ortu juga dii rsud cmn tdak pernah dpt kabar ttg kondisinya sdah 10 hari lbh...pihak keluarga susah sekali dpt infonya..ada nama2nya kah min?" akun @koko.okoj berkomentar cekak.
"Allahuakbar khusnul khotimah saudara"ku ," tulis akun @dhela09.
"Semoga lekas membaik Jombang ku. Mari patuhi prokes jaga diri, keluarga dan orang terdekat. ," akun @jaborkonveksi.id berkomentar pendek.
Berita Terkait
-
21 Pegawai Positif Covid, PN Jombang Jadi Klaster Baru dan Dilockdown
-
Pengadilan Negeri Jombang Lockdown Akibat 21 Pegawainya Terpapar Covid-19
-
Dua GKJW Tertua Ini Tetap Lestari di Jatim, Salah Satunya di Kota Santri
-
Heboh! Anak-anak Jombang Ini Lagi Main Nemu Bayi Merah Mengambang di Sungai
-
Rekor! 36 Jenazah COVID-19 Dimakamkan Dalam Sehari di TPU Jombang Tangsel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan