SuaraJatim.id - Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) mendapati Sungai Brantas Porong tercemar limbah B3. Diduga, limbah itu hasil dari pembuangan limbah pabrik kertas Tjiwi Kimia.
Dugaan itu didasarkan pada temuan Ecoton saat susur Sungai Brantas. Dijelaskan pegiat lingkungan dari Ecoton, Prigi Arisandi, pabrik kertas Tjiwi Kimia harus diawasi ekstra karena mereka punya catatan buruk dalam pembuangan limbah B3 cair, Rabu (07/07/2021).
"Saat kami lakukan ekspedisi menyusuri aliaran sungai Brantas kami menemukan fenomena pembungan limbah B3 yang kami duga dilakukan oleh Pabrik Kertas terbesar di negara kita ini," katanya menegaskan.
Oleh sebab itu Prigi meminta pemerintah atau otoritas sungai mengawasi pencemaran sungai yang diduga dilakukan oleh pabrik kertas terbesar di Sidoarjo tersebut.
"Maka kami minta pihak instansi terkait untuk mengawasi pencemaran lingkungan ini, jika tidak diawasi meraka (Tjiwi Kimia red) akan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di aliran Sungai Porong," kata Prigi, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com.
Prigi menambahkan, jika dari data yang dihimpun, Tjiwi Kimia pernah bermasalah saat membuang limbahnya di Kanal Mangetan, kini Tjiwi Kimia kembali berulah dengan membuang limbah B3 nya ke Sungai Porong, Sidoarjo.
"Kami akan mengirimkan surat notifikasi atau surat somasi kepada Perum Jasa Tirta (PJT) 1 Malang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas yang lalai mengelola aset bantaran Sungai Porong dan minim upaya pengendalian pencemaran oleh pabrik kertas tersebut," ujarnya.
Sementara itu, pihak Tjiwi Kimia saat dihubungi jurnalis lewat sambungan telepon seluler tidak menjawab pertanyaan jurnalis terkait temuan pembuangan limbah B3 oleh pegiat lingkungan di Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Baca Juga: Nikmatnya Sambal Goreng Kupang, Olahan Khas Balongdowo Sidoarjo
Tag
Berita Terkait
-
Nikmatnya Sambal Goreng Kupang, Olahan Khas Balongdowo Sidoarjo
-
Keterbatasan Ruang Perawatan, Lahan Parkir RSI Siti Hajar Jadi IGD Covid-19
-
Kasus Covid Melejit! Warga Sidoarjo Dipaksa Memilih: Hidup Sehat Atau Dampak Ekonomi..
-
Ya Allah! Balita Umur 10 Bulan di Sidoarjo Sudah Kena Covid-19
-
Para Dai dan Pendekar di Seluruh Sidoarjo Dilibatkan Tekan Angka Covid-19
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami
-
Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh