SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mematikan semua penerangan jalan umum atau PJU yang berpotensi menjadi tempat kumpul para pemuda dan remaja, guna mengurangi kerumunan massa di malam hari. Hal itu dilakukan untuk menekan angka lonjakan Covid-19.
"Berdasarkan pengamatan oleh petugas, kerumunan tidak hanya di kafe-kafe saja, akan tetapi juga di sejumlah tempat yang ada penerangannya. Makanya, mulai malam ini PJU yang berpotensi menjadi tempat nongkrong masyarakat kami matikan," kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Rabu (7/7/2021) malam.
Tamam menjelaskan, pemadaman penerangan jalan umum ini, akan berlangsung hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat berakhir, yakni pada 20 Juli 2021. Pemadaman PJU yang berpotensi menjadi tempat nongkrong masyarakat ini tidak hanya di kota saja, akan tetapi juga di wilayah kecamatan hingga di desa-desa.
"Melalui upaya ini, kami berharap penyebaran Covid-19 di kabupaten ini bisa ditekan. Apalagi saat ini Pamekasan sudah berubah status dari sebelumnya zona kuning, menjadi zona merah dalam penyebaran Covid-19," ujarnya.
Sebelumnya Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan merilis, saat ini jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar corona sebanyak 1.426 dengan jumlah kasus aktif baru sebanyak 150 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Titah Mark-up Mantan Ketua DPRD Ponorogo Berujung Bui
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki