SuaraJatim.id - Jagat politik tanah air memanas. Pemicunya pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, menyatakan Covid-19 makin 'mengganas'.
Dia khawatir RI disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya. Pernyataan Ibas ini menuai reaksi beragam dari politisi pendukung pemerintah.
Salah satunya Anggota DPR RI Fraksi PKB Luqman Hakim. Ia mencemes balik pernyataan Ibas itu. Ia menyebut, kekhawatiran Ibas terlalu berlebihan. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda Indonesia mengarah ke negara gagal dalam penanganan pandemi.
Lewat akun Twitternya @LuqmanBeeNKRI polisiti PKB itu berkomentar seperti ini:
"Tidak ada satupun indikasi negara gagal yang saat ini terjadi di Indonesia. Mungkin yang dilihat Mas Ibas bukan Indonesia, bisa jadi usai nonton drama Korea," tulis cuitan Luqman Hakim.
Balasan tak kalah pedas juga dilontarkan akun Twitter @joentakriver kepada Ibas. Ia mengatakan, kritikan Ibas kepada pemerintah itu tak ubahnya pernyataan sayang, tujuannya agar Indonesia tidak gagal seperti Partai Demokrat.
"Mas Ibas sepertinya sedang mengingatkan Pak Jokowi jangan sampai kayak partai demokrat yang jadi Failed Partai...Wajah menyeringai dengan mata tersenyumWajah menyeringai dengan mata tersenyum
Tenang saja Mas ibas....
Pak Dhe Jokowi bukan Pepo.." demikian cuitan akun @joentakriver.
Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai kritik yang disampaikan Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terhadap pemerintah soal Covid-19 dianggap wajar.
Menurut dia tak perlu pendukung pemerintah terlalu responsif menanggapi.
Baca Juga: Ibas Diserang usai Sebut Negara Gagal, Demokrat: Pendukung Pemerintah Reaktif Dikritik
"Para pendukung pemerintah begitu dikritik malah reaktif, berusaha mengalihkan perbincangan dari permasalahan utama, bahkan menyerang pihak-pihak yang memberikan masukan dan kritikan," kata Herzaky, dikutip dari suara.com, jejaring media SuaraJatim.id, Jumat (9/7/2021).
Ia mengatakan, jika ada kritik yang disampaikan dari Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ibas serta para kader lainnya hal itu masih dalam tahap yang wajar. Ia mengklaim hal itu dilakukan atas dasar keprihatinan.
Berita Terkait
-
Ibas Diserang usai Sebut Negara Gagal, Demokrat: Pendukung Pemerintah Reaktif Dikritik
-
Ibas Takut RI Jadi Negara Gagal, Ferdinand: Tenang Mas, Masih Ada Jokowi
-
Ibas Demokrat: Covid Makin Mengganas, Sampai Kapan Bangsa Kita Terus Begini?
-
Ketua Fraksi Demokrat Ibas: Jangan Sampai Negara kita Disebut Negara Gagal
-
Jadi Muncul Fitnah, PKB ke Pemerintah: Bilang Kalau Ada TKA China Datang, Jangan Diam!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T