- Seorang nelayan bernama Heri menemukan benda asing menyerupai torpedo di pesisir Pantai Dusun Aenglombi, Pulau Kangean, pada Senin (20/4/2026).
- Warga mengevakuasi benda sepanjang dua meter tersebut ke daratan dan segera melaporkan temuan mencurigakan itu kepada pihak kepolisian setempat.
- Polres Sumenep bersama tim Gegana Polda Jatim mengamankan lokasi serta melakukan deteksi untuk memastikan potensi bahaya proyektil tersebut.
SuaraJatim.id - Deburan ombak di pesisir Pantai Dusun Aenglombi, Pulau Kangean, Sumenep, mendadak menyimpan ketegangan yang mencekam.
Sebuah benda asing berwarna kuning mencolok, berbentuk persis seperti cerutu raksasa dengan ujung lancip yang mengancam, ditemukan terombang-ambing di dekat perahu nelayan.
Benda sepanjang dua meter itu bukan sekadar sampah laut biasa. Ia diduga kuat sebagai torpedo atau rudal bawah air yang masih menyimpan potensi ledak mematikan.
Senin pagi (20/4/2026) awalnya berjalan tenang bagi Heri. Niat hatinya hanya ingin mengecek kondisi perahu miliknya yang tertambat di bibir pantai Desa Torjek.
Namun, langkahnya terhenti saat matanya menangkap siluet benda asing berdiameter 30 sentimeter yang mengapung mencurigakan.
Didorong rasa khawatir benda tersebut dapat mencelakai warga atau merusak perahunya, Heri melakukan tindakan nekat mengevakuasi "monster baja" kuning itu ke daratan. Menyadari kejanggalan benda tersebut, ia segera melapor ke Polsek Kangayan.
"Benda itu ditemukan warga saat hendak mengecek perahunya. Karena khawatir membahayakan, saksi segera membawanya ke bibir pantai sebelum melapor," ujar Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, Selasa (21/4/2026).
Kabar temuan benda mirip rudal ini pun menyebar cepat, memicu kegemparan di Pulau Kangean. Tak ingin kecolongan oleh kemungkinan proyektil yang masih aktif, Polres Sumenep segera mengambil langkah taktis dengan berkoordinasi bersama Polda Jatim.
Suasana di Pantai Aenglombi berubah menjadi zona steril. Garis polisi membentang, dan personel Polsek Kangayan berjaga ketat di sekitar lokasi penemuan. Tak tanggung-tanggung, tim elit penjinak bom, Gegana dari Satuan Brimob Polda Jatim, diterjunkan langsung ke pulau tersebut.
Baca Juga: Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
"Kami langsung melaporkan temuan itu dan hari ini tim Gegana Polda Jatim diterjunkan untuk mendeteksi apakah benda itu benar proyektil atau rudal bawah air," tegas AKBP Anang.
Hingga saat ini, warga dilarang keras mendekati area tersebut. Kekhawatiran akan adanya mekanisme pemicu yang masih berfungsi menjadi alasan utama prosedur keamanan ketat diberlakukan.
"Warga kami larang mendekat, karena dikhawatirkan benda yang diduga proyektil itu masih aktif," tambah Kapolres. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
-
Niat Cari Air Malah Temukan Nafas Api: Teka-teki Sumur Gas di Karduluk yang Berujung Penutupan Paksa
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Misteri Penemuan Torpedo Kuning di Pesisir Pulau Kangean
-
Kepala Biro Adpim Jatim Dinobatkan Jadi Tokoh Inspiratif 2026: Perkuat Ekosistem Media Kolaboratif
-
Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim
-
Jatim Jadi Provinsi Terfavorit Jaksa Garda Desa Award 2026, Khofifah: Bukti Transparansi Desa
-
Momentum Hari Kartini, BRI Dukung Pemberdayaan Perempuan: Perkuat Ekonomi Kerakyatan