- Warga Dusun Lombi Timur menemukan 27,83 kilogram kokain berlabel Bugatti di Pantai Pasir Putih, Giligenting pada 13 April 2026.
- Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avinato meninjau langsung lokasi penemuan untuk mengamankan barang bukti guna pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
- Kepolisian menyelidiki dugaan keterlibatan jaringan narkotika internasional yang menggunakan perairan Madura sebagai jalur perlintasan penyelundupan narkoba berskala besar.
SuaraJatim.id - Pantai Pasir Putih Kahuripan di Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep, biasanya hanya menawarkan ketenangan ombak dan semilir angin bagi warga Dusun Lombi Timur. Namun, Senin sore (13/4/2026) itu, suasana damai pecah seketika.
Bukannya kerang atau ikan, warga justru menemukan "harta karun" mematikan yang tergeletak berserakan di sepanjang bibir pantai.
Dua puluh tiga bungkusan plastik misterius ditemukan tak bertuan. Yang mencolok, bungkus-bungkus itu mengusung label bergengsi "BUGATTI". Namun, ini bukan soal mobil mewah, melainkan serbuk putih jenis kokain seberat 27,83 kilogram yang ditaksir bernilai fantastis.
Saking gentingnya temuan ini, Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avinato tak mau menunggu laporan di balik meja. Sehari setelah penemuan, Selasa (14/4/2026), sang jenderal bintang dua itu langsung terbang menuju Sumenep.
Kehadirannya bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan misi khusus untuk menjemput langsung barang bukti tersebut.
"Saat ini, barang bukti tersebut sudah diamankan di Mapolda Jatim untuk dilakukan uji laboratorium mendalam," ungkap Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, Rabu (15/4/2026).
Langkah cepat Polda Jatim ini mempertegas bahwa temuan di Giligenting bukan perkara main-main. Beratnya yang mencapai hampir 28 kilogram mengindikasikan adanya jaringan internasional yang mencoba menjadikan perairan Madura sebagai jalur perlintasan "jalur sutra" narkotika.
Drama penemuan ini bermula sekitar pukul 16.15 WIB. Berawal dari laporan warga yang curiga melihat benda asing, petugas Polsek Giligenting yang tiba di lokasi dibuat terperangah.
Sembilan bungkus kokain ditemukan masih tersimpan rapi di dalam tas berbahan terpal abu-abu. Namun, 14 bungkusan lainnya tampak tercecer di atas pasir, seolah-olah sengaja dibuang atau terlepas dari muatan kapal saat dihantam ombak.
Baca Juga: Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
Hingga kini, asal-usul logo "Bugatti" tersebut masih menjadi teka-teki besar bagi penyidik. Apakah itu kode khusus sindikat tertentu atau penanda kualitas, semuanya masih dalam pendalaman pihak kepolisian.
Temuan kokain berskala besar ini bukanlah yang pertama kali menggegerkan wilayah Sumenep. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, perairan di ujung timur Pulau Madura ini seolah menjadi magnet bagi kiriman narkoba dari tengah laut.
Ingatan publik masih segar pada Mei 2025 lalu, saat perairan Masalembo mendadak "banjir" sabu-sabu seberat 35 kilogram. Kala itu, temuan tersebut mencatatkan rekor sebagai penemuan narkoba terbesar di Jawa Timur.
Kini, dengan masuknya kokain, jenis narkotika yang tergolong mahal dan jarang, Pulau Giligenting mempertegas sinyal waspada bagi keamanan maritim Indonesia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
-
Niat Cari Air Malah Temukan Nafas Api: Teka-teki Sumur Gas di Karduluk yang Berujung Penutupan Paksa
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
-
5 Fakta Pencabulan Bocah 4 Tahun di Sumenep, Pelakunya Pelajar MTs
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien
-
Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi
-
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan
-
Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer
-
Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo